Langkah PHK yang diumumkan awal tahun ini dilakukan sebagai usaha untuk mengendalikan biaya dan merampingkan proses bisnis.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Walt Disney Co memulai gelombang pertama Pemutusan Hubungan Kerja terhadap 7.000 staf yang telah diumumkan pada awal tahun ini pada Senin .
Saat ini, dunia hiburan sedang berada di titik penghematan, terlebih sejak masuknya tren streaming video, perusahaan media mulai rugi hingga miliaran saat hadirnya pesaing seperti Netflix Inc. Sebelumnya, Disney mengumumkan pada bulan Februari bahwa mereka akan melakukan PHK terhadap 7.000 karyawan sebagai bagian dari upaya untuk menghemat biaya sebesar US$5,5 miliar atau setara dengan Rp83 triliun.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Disney PHK 7.000 Karyawannya di Seluruh Dunia Mulai Minggu Ini, Akan Dibagi dalam 3 GelombangPHK global Disney itu disebut sebagai bagian dari inisiatif penghematan biaya bernilai miliaran dolar untuk merampingkan operasi perusahaan dalam periode kekacauan industri media.
Read more »
Sad! Disney Mulai PHK 7.000 Karyawan Minggu IniCEO Disney Bob Iger mengumumkan mulai minggu ini akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang pertama dari tiga putaran.
Read more »
'Tsunami' PHK Global, Disney Pangkas 7.000 Staf Pekan IniDisney akan memulai Pemutusan Hubungan Kerja (PMK) pada pekan ini.
Read more »
PHK Kembali Landa Industri Hiburan AS, Disney Pangkas 7.000 KaryawanPHK di Disney terjadi karena perusahaan berusaha mengelola biaya dan merampingkan bisnisnya.
Read more »
Cara Mudah Mengaktifkan Dark Mode di GB WhatsApp, Silakan Ikuti Langkah-langkahnyaBerikut langkah-langkah untuk mengaktifkan dark mode di GB WhatsApp, mudah dan bisa langsung dipraktikkan sekarang
Read more »
Kemendag dan Menkop UKM Sepakat Berantas Pakaian Bekas ImporMenkop-UKM bersama Mendag menyepakati langkah-langkah pemberantasan impor pakaian bekas ilegal.
Read more »