Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang perdana kasus pembunuhan Imam Masykur dengan tiga terdakwa yang merupakan anggota TNI aktif yakni, Praka HS dari satuan Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dirtopad) dan Praka J dari Kodam Iskandar Muda, Aceh, serta Praka RM anggota Paspampres.
Dalam agenda pembacaan dakwaan terungkap fakta para terdakwa telah melakukan penggerebekan sebanyak 14 kali di lokasi berbeda dan memeras para pedagang obat.
Supena menyebut, 14 kali aksi yang dilakukannya itu seperti di wilayah Tangerang sebanyak empat kali. Di lokasi tersebut, para terdakwa melakukan aksinya sejak April-Agustus 2022 dengan memperoleh hasil sebanyak Rp53 juta. Lalu, aksi penggerebekan ini juga mereka lakukan di Ragunan dan Kemang, Jakarta Selatan, pada Januari hingga Februari 2023. Dari wilayah itu, mereka meraup uang Rp19 juta.
Supena mengungkapkan, sebelum terdakwa melakukan penggerebekan terhadap para toko obat dan kosmetik yang menjual obat-obatan, para terdakwa dan salah satu saksi selalu merencanakan satu hari sebelumnya. Kematian seorang pemuda aceh, akibat dianiaya anggota Paspampres telah mengungkap kasus baru, jual beli obat ilegal tramadol diduga telah disusupi oleh mafia yang mengambil keuntungan. Selengkapnya kami hadirkan penelusuran informan, Dugaan Adanya Ma...
"Terdakwa I menjawab, 'Saya baru pulang dari Solo, kegiatan RI 3, saya rencana mau jalan-jalan bersama anak dan istri'," sambungnya. Setelah pembahasan itu selesai, Praka HS atau terdakwa II langsung berinisiatif untuk mencarikan mobil untuk mereka gunakan. Mobil itu akhirnya didapatkan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.3 dari 5 halamanSebelum Beraksi, Praka RM Sempat Cekcok dengan IstriKemudian, pada 12 Agustus 2023, sekitar pukul 05.20 WIB, atau hari di mana mereka melaksanakan aksinya. Tiba-tiba saja istri dari Praka RM menanyakan kegiatan yang ingin dilakukan oleh suaminya itu.
"Kemudian terdakwa I menjelaskan kepada istrinya, 'Mah besok kan hari Minggu, kita kan bisa jalan-jalan juga'. Istri terdakwa kemudian menangis," paparnya. "Saat Imam menjawab ada, Heri lalu menghubungi Riswandi dan Jasmowir yang sedang di mobil menggunakan HT. Imam saat itu sempat berteriak 'rampok'," sambungnya.
"Dengan modus berpura-pura sebagai pembeli, para terdakwa membawa korban lainnya bernama Khaidar dari toko obat di Condet itu. Khaidar juga dipukul hingga dicambuk di dalam mobil," sambungnya.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Oknum Paspampres Praka RM dan 2 Prajurit TNI AD Pembunuh Imam Masykur Terancam Hukuman MatiKetiga oknum prajurit TNI AD dikenakan pasal berlapis, diantaranya 340 KUHP
Read more »
Tega Bikin Istri Nangis Gagal Liburan, Praka Riswandi Terbuai Bujukan Rekan Culik Imam Masykur hingga Tewas'...Maksudnya untuk membahas penggerebekan toko obat ilegal.'
Read more »
Sidang Pembunuhan Imam Masykur: Praka RM Minta Uang Rp50 Juta dan Ancam MembunuhPengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang perdana terkait perkara pembunuhan terhadap Imam Masykur.
Read more »
Praka Riswandi Cs Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Imam Masykur di PN MiliterSidang diagendakan dimulai pukul 09.00 WIB di Ruang Sidang Garuda.
Read more »
Praka Riswandi Dkk Didakwa Pembunuhan Berencana Imam MasykurTiga anggota TNI didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap seorang pemuda Aceh bernama Imam Masykur.
Read more »
Terungkap, Praka Riswandi Cs Sempat Diteriaki Rampok Sebelum Culik Dan Aniaya Imam MasykurSaat mendatangi toko obat Imam Masykur, Praka Riswandi Cs berpura-pura membeli tramadol
Read more »