Rusia menuding AS di belakang tekanan yang dilakukan otoritas Ukraina terhadap sayap Gereja Ortodoks yang berpihak pada Rusia.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa Amerika Serikat berada di belakang tekanan yang dilakukan otoritas Ukraina terhadap sayap Gereja Ortodoks yang berpihak pada Rusia di Kyiv.
"Penangkapan Kyiv-Pechersk Lavra oleh otoritas Kyiv saat ini adalah tindakan tidak sah dari sudut pandang hukum dan tidak bermoral dari sudut pandang spiritual." Patriark Moskow, Kirill, sangat mendukung invasi tersebut. Namun, UOC mengatakan telah memutuskan hubungannya dengan Rusia dan patriarkat Moskow, dan menjadi korban perburuan"penyihir politik".
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pengadilan Ukraina Jadikan Pemimpin Gereja Ortodoks Tahanan Rumah |Republika OnlineBiarawan dan pendeta Gereja Ortodoks Ukraina dituduh memiliki hubungan dengan Rusia
Read more »
Rusia Tuding AS di Balik Perpecahan Gereja Otodoks di UkrainaRusia menuding AS di belakang tekanan yang dilakukan otoritas Ukraina terhadap sayap Gereja Ortodoks yang berpihak pada Rusia.
Read more »
Menhan Rusia akan menambah stok amunisi untuk tentara Rusia di UkrainaDalam kunjungan ke markas pasukan Rusia yang ada di Ukraina, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan komitmennya untuk menambah suplai amunisi tentara ...
Read more »
Perang Rusia Vs Ukraina: Bakhmut Membara, Tentara Bayaran Wagner Kibarkan Bendera RusiaVolodymyr Zelensky mengatakan situasi militer 'sangat panas' di sekitar Bakhmut, tanpa henti dalam perjalanan selama berbulan-bulan untuk merebut kota itu.
Read more »
Perang Rusia Vs Ukraina: Bom Bunuh Blogger Militer Terkenal Rusia di KafeBlogger militer terkenal Rusia Vladlen Tatarsky tewas akibat ledakan bom di sebuah kafe St Petersburg pada Mingg (2/4/2024).
Read more »
262 Atlet Ukraina Tewas Akibat Invasi RusiaPerang Rusia melawan Ukraina disebut telah merenggut nyawa 262 atlet Ukraina dan menghancurkan 363 fasilitas olahraga.
Read more »