Holding BUMN asuransi Indonesia Financial Group (IFG) memprediksi pertumbuhan premi industri asuransi bisa mencapai 8% di tahun 2023.
- Holding Badan Usaha Milik Negara asuransi Indonesia Financial Group memprediksi, industri asuransi dalam negeri bisa terus bertumbuh positif tahun ini. Bahkan, kelompok riset IFG Progress menyatakan pertumbuhan premi bisa mencapai 8% di tahun 2023.
Ibrahim menambahkan, angka ini masih moderat atau masih bisa berfluktuasi. Mengingat, Indonesia belum sepenuhnya rebound dari krisis. Ibrahim mengatakan, salah satu pendorong utama pertumbuhan industri asuransi dalam negeri adalah adanya perbaikan dari sisi regulasi dengan hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja khususnya P2SK untuk sektor keuangan. UU tersebut memberi prioritas pada pengembangan industri asuransi dan dana pensiun melalui berbagai inovasi, memperkuat pengawasan, dan mendukung asuransi dan dana pensiun sebagai salah satu sumber alternatif pembiayaan yang menjanjikan bagi pembangunan.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Meski Dibayangi Tantangan Global, IFG Optimistis Industri Asuransi Dalam Negeri Bisa Terus BertumbuhIndustri asuransi dalam negeri memiliki prospek yang menjanjikan dan diproyeksikan akan tetap bertumbuh tahun ini, menyusul sejumlah peluang yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Read more »
Asuransi Astra & Lovepink Peduli Kanker PayudaraAsuransi Astra bersama Lovepink menggelar pemeriksaan USG payudara di Kampung Berseri Asuransi Astra Pela Mampang.
Read more »
Menparekraf: Industri Makanan Adalah Industri Masa DepanManusia selalu membutuhkan makanan, sehingga industri makanan akan selalu menarik dan menjadi industri yang berkembang pesat.
Read more »
Prediksi Cuaca Hari Ini BMKG, Simak Prediksi Hujan dan Gelombang TinggiTak ada peringatan dini BMKG berupa status siaga dampak hujan lebat. Simak prediksi cuaca hari ini selengkapnya.
Read more »
Premi Bruto Asuransi Tri Pakarta Tembus Rp1 TriliunGross Premium Written (GPW) atau premi bruto perusahaan mencapai Rp1,23 triliun alias tumbuh 31,76% dibanding 2021 sekitar Rp933,81 miliar.
Read more »
Sri Mulyani Rilis Aturan Baru: PNS Meninggal Dapat Asuransi Kematian Rp 8 JutaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meneken aturan baru soal manfaat persyaratan dan besar manfaat tabungan hari tua bagi PNS.
Read more »