Setelah membatalkan rencana rights issue beberapa waktu lalu, Bank BJB (BJBR) berniat menerbitkan obligasi di tahun 2023 ini untuk ekspansi kredit.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB telah membatalkan rencana penambahan modal melalui rights issue untuk ekspansi kredit. Sementara itu, Bank BJB lebih memilih untuk menerbitkan obligasi guna melancarkan ekspansi kreditnya.
Rencananya Bank BJB akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan tahun buku 2022 pada 4 April 2023 nanti. Namun kemudian Bank BJB membatalkan rencana rights issue tersebut. Bank BJB sendiri mempunyai rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio 19,19 persen per 31 Desember 2022, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 17,78 persen.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan perseroan memang berencana untuk kembali menerbitkan obligasi dengan perkiraan nilai mencapai Rp1 trilliun. Selain kupon, pemenuhan rasio likuiditas juga menjadi pertimbangan dalam penerbitan obligasi pada tahun ini.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bank Sentral: Laba Bersih Bank-Bank di Saudi Capai 1,4 Miliar Dolar AS |Republika OnlinePeningkatan laba bank-bank di Saudi didorong pembiayaan ke segmen korporasi.
Read more »
bank bjb Cabang Semarang Fasilitasi Penukaran Uang Jelang LebaranRADARSEMARANG.ID, Semarang - bank bjb Cabang Semarang berkomitmen untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai transaksi perbankan. Salah satunya, memberi kemudahan untuk proses penukaran uang menjelang hari raya Idul Ftri 1444 Hijriah. Bank bjb Cabang Semarang sendiri, termasuk salah s
Read more »
Belanja ke Pasar Dapat Hadiah dari bank bjbSebagai bentuk apresiasi terhadap warga pada momen Ramadan tahun ini, bank bjb menggelar program promo bagi konsumen dan pedagang di pasar tradisional.
Read more »
Adu Tebal Laba Konglomerasi Jepang di Perbankan RI (BDMN, BCIC, dan BTPN)Bank-bank besutan konglomerasi Jepang seperti Bank Danamon (BDMN), Bank BTPN, dan Bank JTrust (BCIC) mencatatkan kinerja laba yang moncer sepanjang 2022.
Read more »
Bank Indoneisa Fasilitasi Bank UMKM Digital Jadi Peserta BI-FastSistem pembayaran BI-Fast yang memfasilitasi transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus digitalisasi keuangan guna mendukung inklusi keuangan.
Read more »
Bos LPS Buka-bukaan Soal Situasi AS & Bank-bank BangkrutBos LPS memaparkan asal usul penyebab terguncangnya stabilitas sistem perbankan di Amerika Serikat (AS)
Read more »