Bos LPS memaparkan asal usul penyebab terguncangnya stabilitas sistem perbankan di Amerika Serikat (AS)
Foto: Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Economic Outlook 2023 dengan tema"Menjaga Momentum Ekonomi di Tengah Ketidakpastian" di Hotel St. Regis, Jakarta, Selasa . Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan penyebab terguncangnya stabilitas sistem perbankan di Amerika Serikat yang menekan sejumlah bank besar hingga kolaps di awal tahun ini, termasuk Silicon Valley Bank, Silvergate dan Signature Bank.
"The Fed sebelumnya menaikkan bunga ketinggian, mengurangi uang kecepatan sehingga perbankannya dalam keadaan jelek, uangnya mengalami kontraksi 15% dan ekonomi juga terancam melambat akhirnya memaksa mereka berbalik arah," papar Purbaya, dikutip Jumat .Hal ini dilakukan The Fed karena mereka tidak menghitung dampak kebijakan mereka dengan benar, sambung Purbaya.
Purbaya menilai Federal Deposit Insurance Corporation telah melakukan langkah tepat. Langkah FDIC tentunya berbeda dengan mandat LPS. Di dalam negeri, jika ada bank kolaps, LPS akan mengambil alih bank tersebut dan kemudian dihidupkan kembali melalui, bridge bank atau bank perantara. Ini adalah bagian dari mekanisme resolusi bank gagal di Indonesia.
Baru setelah sehat, bank ini akan ditawarkan ke bank-bank lain. Dalam kasus SVB, dia melihat penjualan banknya bisa memakan waktu lebih dari satu tahun.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bos Maswindo Buka Suara soal Proses Penyelesaian Masalah dengan KlienCEO PT Maswindo Bumi Mas, Aswin Yanuar buka suara menjelaskan kondisi perusahaannya yang sempat diperkarakan klien.
Read more »
Bos LPS: Kita 'Lebih Pintar', Tak Perlu Khawatir Krisis di ASBos LPS: Kita 'Lebih Pintar', Tak Perlu Khawatir Efek Krisis Bank di AS
Read more »
Saat Polisi Suruh Si Residivis Bos Travel Umrah Tipu Jemaah di Arab Saudi Buka PeciBos travel umrah yang menipu ratusan jemaah hingga menelantarkan mereka di Arab Saudi dan tidak bisa pulang ke Tanah Air sempat memakai peci di Markas Polda Metro Jaya.
Read more »
Rafael Alun Trisambodo Ngaku Ikut Tax Amnesty, Ini Kata Ditjen PajakDitjen Pajak buka suara soal dampak program tax amnesty yang diikuti oleh Rafael Alun Trisambodo.
Read more »
Ukraina Habiskan Rp52 Triliun Per Bulan untuk Kebutuhan MiliterMenteri Pertahanan Ukraina buka-bukaan soal kebutuhan militer negaranya, termasuk besanya pendanaan di sektor tersebut.
Read more »