Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik perlakuan Rusia terhadap komunitas minoritas Muslim Tatar di Crimea yang kini dikuasai Rusia.
Dia pun berjanji akan mengambil alih kembali wilayah di Laut Hitam itu dari Rusia.
"Tidak ada alternatif bagi Ukraina atau bagi dunia, selain de-okupasi Crimea. Kami akan kembali ke Crimea," kata Zelensky, sebelum menyerahkan penghargaan kepada beberapa prajurit Muslim Ukraina. "Ukraina berterima kasih kepada umat Islam di negara kami dan kepada semua orang di komunitas Muslim dunia yang, seperti kami, merindukan perdamaian dan perlindungan dari kejahatan," tambahnya.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ukraina Beri Rusia Tawaran: Angkat Kaki dari Crimea atau Bertempur Habis-habisan“Jika mereka tidak setuju untuk pergi secara sukarela, Ukraina akan terus membebaskan tanahnya dengan cara militer,” kata Tasheva.
Read more »
Terancam Dibui, Donald Trump Disarankan Berlindung di RusiaPedagang senjata Rusia Viktor Bout menyarankan mantan presiden AS Donald Trump untuk mencari perlindungan di Rusia.
Read more »
Ancelotti Puji Bomber Muslim Madrid Ini Seusai Hattrick ke Gawang Barcelona |Republika OnlineKinerjanya membuat Madrid mampu membantai Barcelona di Camp Nou.
Read more »
Melestarikan Islam Bagi Generasi Muda Muslim AS di Masjid DearbornMasjid Dearborn di negara bagian Michigan telah berdiri sejak delapan dekade lalu. Keberadaannya tak sebatas sebagai tempat ibadah, tapi juga pusat kegiatan masyarakat Muslim di kota itu. Dewan masjid kini juga fokus mendidik generasi muda agar selalu bangga akan identitas mereka sebagai Muslim.
Read more »
Kisah Mualaf Mike Tyson: Saya Akan Mati sebagai Seorang MuslimApa yang menyebabkan Mike Tyson menjadi mualaf? Meskipun mengaku sebagai muslim yang malas, ia menegaskan akan mati sebagai seorang muslim.
Read more »
Kecam Larangan Puasa, AMI Gelar Aksi Bela Muslim Uighur |Republika OnlineUnjuk rasa bela muslim Uighur dilakukan di depan Kantor Perwakilan PBB
Read more »