Dilaporkan bahwa WNI yang merupakan wisatawan ini tidak mampu membayar denda dan dideportasi.
- Petugas bea cukai Taiwan menjatuhkan denda sebesar 200.000 dollar Taiwan , atau lebih dari Rp 99,8 juta kepada seorang wisatawan karena mencoba membawa bekal makan yang mengandung
Penyakit yang sangat menular ini menyerang babi peliharaan dan babi liar, serta memiliki tingkat kematian sekitar 80 persen.Menurut Organisasi Kesehatan Hewan Dunia , ASF bertanggung jawab atas matinya populasi babi dalam jumlah besar sehingga berdampak pada ekonomi.Pasien Kedua Penerima Cangkok Jantung Babi Meninggal 6 Minggu Usai Operasi
WNI Di Taiwan African Swine Fever Badan Inspeksi Kesehatan Hewan Dan Tumbuhan Taiwa Taipei Taiwan WNI Di Taiwan Didenda Karena Bawa Daging Babi
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
WNI Didenda Hampir Rp100 Juta di Taiwan Gegara Bawa Daging BabiJPNN.com : Petugas bea cukai Taiwan menjatuhkan denda sebesar NT$200 atau lebih dari Rp 99,8 juta kepada seorang pelaku perjalanan
Read more »
WNI Didenda Rp100 Juta oleh Bea Cukai Taiwan Gara-Gara Bawa Nasi Kotak Isi Daging BabiKarena WNI itu tidak sanggup membayar denda, ia akhirnya dideportasi dari Taiwan.
Read more »
Bawa Daging Babi, Wisatawan RI Didenda Rp 99 Juta di TaiwanPenumpang itu membawa kotak makan siang berisi daging babi panggang ala Kanton. Hal tersebut dianggap melanggar peraturan impor Taiwan.
Read more »
34 WNI Pemegang Visa Haji Palsu Dibebaskan Tanpa Deportasi, Seorang WNI Diburu Polisi ArabYusron B Ambary, Konjen RI di Jeddah mengatakan 34 jamaah telah kembali ke Indonesia dan gagal melaksanakan ibadah haji.
Read more »
Bawa Bekal Daging Babi, WNI Dideportasi dari Taiwan, Ini PenjelasannyaTaiwan melarang semua produk daging babi dari daerah yang terjangkit demam babi Afrika, termasuk di dalam daftarnya dari Indonesia.
Read more »
Kemenag fasilitasi nikah massal untuk 29 pasangan WNI di TaiwanKementerian Agama (Kemenag) RI memfasilitasi 29 pasangan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk melangsungkan pernikahan secara massal di Taipei, ...
Read more »