Musim pancaroba meningkatkan berbagai risiko penyakit salah satunya Flu Singapura atau penyakit yang istilah resminya adalah Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) ini.
Musim pancaroba meningkatkan berbagai risiko penyakit salah satunya Flu Singapura atau penyakit yang istilah resminya adalah Hand, Foot, and Mouth Disease ini.
Terkait hal ini, Ketua Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Profesor Hartono Gunardi memberi penjelasan soal pencegahan Flu Singapura. HFMD di IndonesiaHFMD dapat timbul akibat berbagai penyebab, tapi umumnya HFMD di Indonesia adalah akibat dari infeksi virus Coxsackie. “Demamnya ada yang tinggi ada yang enggak begitu tinggi. Ada yang sakit berat sampai ruamnya di bokong atau bagian tubuh lain.”
Sayangnya, penyakit ini sangat mudah menular. Maka dari itu, Hinky mengimbau pasien untuk mengenakan masker untuk mengurangi penularan. Anak-anak di bawah usia 10 tahun termasuk dalam kelompok rentan terhadap Flu Singapura, khususnya mereka yang berusia 5 tahun. Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat sejak dini menjadi langkah preventif yang penting untuk melawan penyakit ini.Penyakit Flu Singapura biasanya timbul ketika seorang anak mengalami demam selama 1-3 hari, diikuti dengan munculnya luka di mulut dan ruam pada tangan serta kaki.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kasus Flu Singapura atau HFMD Meningkat, Dokter Sebut Tak Perlu Sampai Tutup SekolahAdanya anak yang terjangkit Flu Singapura atau HFMD bukan sebuah pertanda bahwa sekolah harus ditutup.
Read more »
Liverpool Wajib Lanjutkan Momentum Bagus di Sisa MusimKemenangan atas Brentford menjaga posisi Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris. Cody Gakpo menegaskan timnya harus mempertahankan momentum positif yang ada.
Read more »
Masa Peralihan Musim di Indonesia Memicu Cuaca EkstremDwikorita menyatakan, masa peralihan musim memiliki kondisi yang memicu terbentuk awan kumulonimbus. Awan tersebut berkaitan dengan cuaca ekstrem di Indonesia. Dwikorita menjelaskan, masa peralihan dari musim hujan ke kemarau atau pancaroba akan membuat hujan turun dari sore hingga menjelang malam hari didahului udara hangat dan terik Matahari pada pagi hingga siang hari. Ini terjadi karena radiasi Matahari saat pagi hingga siang hari cukup besar sehingga memicu proses terbentuknya awan. Hujan pada periode ini cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat. Terpisah, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan terdapat beberapa fenomena atmosfer yang dapat memicu peningkatan cuaca ekstrem Indonesia. Fenomena atmosfer tersebut yakni aktivitas Monsun Asia yang masih dominan serta aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) di Samudra Hindia Bagian Timur yang diprediksi memasuki wilayah pesisir barat Indonesia beberapa pekan ke depan
Read more »
5 Pemain yang Bisa Direkrut Manchester United di Musim Panas 2024Aktivitas transfer Manchester United di bursa transfer musim dingin kemarin termasuk sepi. Setan Merah tidak mendatangkan pemain baru ke Old Trafford.
Read more »
Musim Tanam Mundur di Cirebon, Gejolak Harga Beras Bisa sampai JuniBerbagai faktor memicu mundurnya musim tanam di Cirebon, Jawa Barat. Harga beras pun diprediksi masih bergejolak.
Read more »