Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup merah Selasa (28/3/2023) waktu setempat.
"Sementara konsumen merasa sedikit lebih percaya diri tentang masa depan, mereka sedikit kurang optimis tentang lanskap saat ini," kata direktur senior ekonomi di The Conference Board, Ataman Ozyildirim, dikutipDilaporkan saham-saham teknologi AS yang dipandang lebih bergantung pada utang tertekan. Sementara saham-saham bank regional AS juga turun.
Secara"individu", saham Alibaba melonjak 14,3% karena mengumumkan akan dipecah menjadi enam kelompok bisnis. Perusahaan yang berbasis di Hangzhou ini memiliki operasi bisnis yang mencakup cloud computing, e-commerce, logistik, media dan hiburan, serta kecerdasan buatan .
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Wall Street ditutup beragam, kesepakatan SVB angkat saham bankWall Street beragam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), dengan indeks S&P 500 sedikit menguat karena kesepakatan untuk pembelian aset Silicon ...
Read more »
Wall Street Ditutup Menguat Terbatas Imbas Kesepakatan Akuisisi SVBWall Street atau Bursa Saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin waktu setempat.
Read more »
Wall Street Mayoritas Hijau, Saham First Republic Melonjak 11,8 PersenKenaikan indeks ditopang oleh optimisme investor untuk kembali masuk ke pasar modal.
Read more »
SVB Bakal Diakuisisi, Saham Bank di Wall Street pun Ikut MeletupWall Street kian stabil usai First Citizens BancShares bakal membeli aset Silicon Valley Bank (SVB) sehingga memantik harga saham-saham bank.
Read more »
Pejabat Elit Fed Sebut Resesi Makin Dekat, Wall Street Merah!Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street bervariasi di awal perdagangan Selasa (28/3/2023).
Read more »
Kabar Baik Bagi IHSG, Wall Street Meroket!Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menguat tajam pada pembukaan perdagangan Senin (27/3/2023)
Read more »