Rupiah Masih Tertekan, BI Perlu Tambah Senjata Baru?
- Selain menaikkan suku bunga acuan, Bank Indonesia juga merilis sejumlah instrumen investasi untuk menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah, seperti Sekuritas Valas Bank Indonesia dan Sukuk Valas Bank Indonesia . Rupanya, senjata baru tersebut belum mampu menguatkan Rupiah lagi. Lantas perlukah BI perlu menambah amunisi baru?
Menurut Treasury Sales Head Bank Mega Mochammad Hasmi, sudah banyak instrumen yang digunakan BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Dengan adanya SVBI dan SUVBI, dinilai bisa menjaga ketahanan rupiah agar tetap di bawah level Rp16.000 Per Dolar AS. Sedangkan Head of Treasury Bank Commonwealth Yuriadi Sulastomo mengatakan dalam menentukan harga SRBI nantinya, jangan sampai menganggu pembentukan yield term surat berharga negara.
Selengkapnya saksikan diskusi Aneke Wijaya bersama Treasury Sales Head Bank Mega Mochammad Hasmi dan Head of Treasury Bank Commonwealth Yuriadi Sulastomo dalam segmen Money Talk di Program Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis .
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rupiah Terus Tertekan, Akankah BI Kerek Suku Bunga Lagi?Rupiah Terus Tertekan, Akankah BI Kerek Suku Bunga Lagi?
Read more »
Rupiah Kembali Tertekan, Keputusan BI Naikkan Suku Bunga Dinilai TepatRupiah kembali mendekati level psikologisnya pada Rp 16.000 per dollar AS. Depresiasi rupiah terjadi akibat dollar AS yang terus menguat.
Read more »
Rupiah Tertekan ke Posisi Rp15.927 Pagi IniRupiah bertengger di Rp15.927 per dolar AS pada Jumat (27/10) pagi. Mata uang Garuda melemah 7,5 poin atau minus 0,05 persen dari posisi sebelumnya.
Read more »
Rupiah Makin Tertekan! Ini Penyebab Dolar Tembus Rp 15.915Nilai tukar Rupiah semakin tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS).
Read more »
Dolar AS Masih Jadi Safe Haven, Rupiah Bisa Rp 16.000/USD?FFR Diproyeksi Naik di Akhir 2023, Rupiah Bisa Rp 16.000/USD?
Read more »