Universitas Pelita Harapan Buka Prodi S1 Pariwisata TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Dibukanya prodi tersebut bertujuan untuk menciptakan sumber daya masyarakat kompeten serta berkontribusi pada pengembangan pariwisata ke depan.'Kita boleh melihat ke belakang untuk belajar, tapi kita akan menyadari bahwa dunia pariwisata ke depan akan lain dari yang lain,' ujar Rektor UPH Jonathan L. Parapak dilansir dari Antara. Ia mengatakan institusi pendidikan harus dapat menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan di masa depan.
'Pariwisata itu harus ada yang mengatur, ada yang merencanakan, menjaga, dan dikoordinasikan dengan sektor yang lain. Jadi, diproyeksikan lulusan S1 Pariwisata UPH ini adalah orang-orang yang mampu mengisi kebutuhan-kebutuhan tersebut,' kata dia. Menurut dia, Indonesia memiliki potensi pariwisata yang luas. Selama manusia masih senang berwisata, meskipun diterpa revolusi industri, kata dia, sentuhan manusia di dalam pariwisata tidak bisa tergantikan.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
UPH resmi buka Prodi S1 PariwisataUniversitas Pelita Harapan resmi membuka program studi S1 Pariwisata di UPH Kampus Lippo Village Karawaci, Tangerang, Banten, yang ditujukan untuk menciptakan ...
Read more »
Tradisi Lampu Pelita di Penghujung RamadanMASYARAKAT di Malaysia maupun di Indonesia memiliki tradisi yang serupa, yakni menyalakan lampu pelita atau obor mendekati penghujung bulan suci Ramadan.
Read more »
Tradisi Masyarakat ASEAN Nyalakan Lampu Pelita di Penghujung Ramadhan |Republika OnlineKeketuaan ASEAN Indonesia 2023 bertema 'ASEAN Matters: Epicentrum of Growth'.
Read more »
Pemerintah Bisa Digugat Jika Larang Shalat Idul FitriLBH Pelita Umat sebut pemerintah bisa digugat jika melarang Shalat Idul Fitri.
Read more »
Kisah Anak Petani Jadi Guru Besar di Universitas JambiUniversitas Jambi (Unja) kembali menambah jumlah guru besar yang ada pada jajaran civitas akademikanya, yakni Prof. Urip Sulistiyo.
Read more »