Tiga Permasalahan Mendasar Sampah yang Tidak Kunjung Selesai

Philippines News News

Tiga Permasalahan Mendasar Sampah yang Tidak Kunjung Selesai
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 70%

Sampah terus menjadi masalah meski banyak inovasi dalam pengelolaannya. Sampah kantong plastik dan kemasan produk kebutuhan sehari-hari dianggap tak berharga sehingga tak terurus. Iptek AdadiKompas

Instalasi pengolahan limbah air lindi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Piyungan, Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa . Warga sekitar TPST Piyungan mengeluhkan lubernya limbah air lindi ke kawasan permukiman dan sawah. Pengolahan air lindi di TPST Piyungan memanfaatkan bakteri pengurai dan saat ini belum mampu mengimbangi volume sampah yang dibuang ke tempat itu.

Junerosano menjelaskan, tidak adanya konsekuensi terhadap perilaku membuang sampah sembarangan mencerminkan lemahnya penegakan hukum mengenai pengelolaan sampah. Padahal, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah diterbitkan. Sejauh ini kesadaran pengelolaan sampah oleh berbagai pihak terus tumbuh. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, per Januari 2023 sedikitnya ada 209 pelaku kewirausahaan sosial yang bergerak di bidang pengurangan dan penanganan sampah di Indonesia, seperti toko curah , bisnis isi ulang, bisnis barang bekas pakai, serta pengumpulan dan daur ulang sampah.

”Inovasi-inovasi dari swasta dapat menjadi determinan pengelolaan sampah yang akan datang. Itu bisa menggantikan sistem-sistem pengelolaan konservatif yang selama ini dilakukan oleh pemerintah daerah. Mereka juga bisa menjadi partner kolaborasi bagi pemerintah daerah,” kata Novrizal .Dari total 69,2 juta ton timbulan sampah pada tahun 2022, sedikitnya 19,8 juta ton merupakan sampah plastik dan kertas yang belum terpilah.

Dalam industri daur ulang, sampah plastik bernilai jual rendah, seperti kantong keresek dan plastik kemasan, dianggap tidak bernilai dan tidak terkelola.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Waduh, Timbulan Sampah Justru Meningkat 20% Selama RamadanWaduh, Timbulan Sampah Justru Meningkat 20% Selama Ramadan'timbulan sampah di bulan Ramadan justru tercatat naik 20% dikarenakan jumlah sisa makanan dan sampah kemasan,'
Read more »

Tiga Laga Terakhir Kante di Chelsea Rasakan Tiga Manajer Berbeda!Tiga Laga Terakhir Kante di Chelsea Rasakan Tiga Manajer Berbeda!N'Golo Kante punya kisah unik bareng Chelsea musim ini. Siapa sangka, tiga laga terakhirnya bersama The Blues dipimpin oleh tiga manajer berbeda!
Read more »

Penataan Ulang Simpang Tiga Kejapanan Perlu Kajian Bersama Tiga DaerahPenataan Ulang Simpang Tiga Kejapanan Perlu Kajian Bersama Tiga DaerahSimpang tiga Kejapanan termasuk jalur vital. Yang menghubungkan jalur Surabaya-Malang dan Pasuruan-Mojokerto.
Read more »

Kegiatan Operasi Tepak Atasi Permasalahan Parkir Kota Malang |Republika OnlineKegiatan Operasi Tepak Atasi Permasalahan Parkir Kota Malang |Republika OnlinePetugas juga melakukan penggembokan sejumlah kendaraan roda empat.
Read more »

Guterres Desak Taliban Cabut Aturan Larang Perempuan Bekerja di PBB |Republika OnlineGuterres Desak Taliban Cabut Aturan Larang Perempuan Bekerja di PBB |Republika OnlineMelarang perempuan bekerja adalah pelanggaran HAM yang paling mendasar
Read more »

Sikap Kapolri dalam Permasalahan Brigjen Endar Priantoro DiapresiasiSikap Kapolri dalam Permasalahan Brigjen Endar Priantoro DiapresiasiEndar membawa polemik status penugasannya dia ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 02:01:39