Terkait Xi Jinping, Film Horor Winnie the Pooh Batal Ditayangkan di Hong Kong

Philippines News News

Terkait Xi Jinping, Film Horor Winnie the Pooh Batal Ditayangkan di Hong Kong
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 74 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 83%

Film horor Winnie the Pooh yang baru berjudul “Winnie the Pooh: Blood and Honey” tidak akan dirilis di Hong Kong dan Makau karena menyiratkan kritik terhadap Presiden China Xi Jinping.

Liputan6.com, Jakarta - Film horor Winnie the Pooh yang baru, berjudul “Winnie the Pooh: Blood and Honey” tidak akan dirilis di Hong Kong dan Makau, menurut distributornya. Dikutip dari BBC pada Rabu , VII Pillars Entertainment meminta maaf atas"kekecewaan dan ketidaknyamanan" yang ditimbulkan kepada masyarakat di wilayah administrasi khusus Tiongkok itu.

Kantor Administrasi Film, Surat Kabar, dan Artikel Hong Kong membantah film tersebut telah disensor, dengan mengatakan telah mengeluarkan sertifikat persetujuan untuk film horor tersebut. 2 dari 4 halamanPembatalan Penayangan yang MisteriusVII Pillars mengatakan film itu dibuat dengan anggaran kecil dan"dijual ke hampir 200 wilayah hanya dalam enam bulan". Pencapaian yang luar biasa dalam waktu sesingkat itu.

"Mereka mengklaim ada alasan teknis, tetapi tidak ada alasan teknis. Film ini telah diputar di lebih dari 4.000 layar bioskop di seluruh dunia. Hanya 30 bioskop di Hong Kong ini yang memiliki masalah seperti itu,” lanjutnya. Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong pada 2020 untuk menindak perbedaan pendapat setelah kota itu diguncang oleh protes anti-pemerintah dan pro-demokrasi setahun sebelumnya. Undang-undang sensor baru di bekas jajahan Inggris itu mulai berlaku pada 2021 yang melarang film yang"mendukung, memuliakan, mendorong, dan menghasut kegiatan yang mungkin membahayakan keamanan nasional".

Frake-Waterfield diizinkan membuat film tersebut setelah hak cipta 95 tahun kisah Winnie the Pooh Milne berakhir di AS pada Januari tahun lalu. Akan tetapi, Disney yang membeli sebagian lisensinya pada 1960-an, masih memiliki hak tertentu. Undang-undang merek dagangnya menyatakan bahwa sang beruang tidak boleh mengenakan kaus merah dalam film horor itu, misalnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Film Horor Winnie the Pooh Batal Tayang di Hong KongFilm Horor Winnie the Pooh Batal Tayang di Hong KongPemutaran perdana film horor slasher Winnie the Pooh: Blood and Honey di Hong Kong dibatalkan secara tiba-tiba.
Read more »

Bagaimana agar Indonesia Bisa Raih Piala Oscar? Ini Kata Pakar Film BinusBagaimana agar Indonesia Bisa Raih Piala Oscar? Ini Kata Pakar Film BinusPakar film Binus berpendapat untuk mencapai Oscar, distribusi film Indonesia harus ditingkatkan.
Read more »

Xi Jinping dan Putin Ingin Bentuk Tatanan Dunia Baru, Tidak Ada Perdamaian di UkrainaXi Jinping dan Putin Ingin Bentuk Tatanan Dunia Baru, Tidak Ada Perdamaian di UkrainaPresiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin satu pandangan mengenai tujuan mereka untuk membentuk tatanan dunia baru.
Read more »

Xi Jinping Bertemu Putin, Tawarkan Perdamaian Perang Rusia vs UkrainaXi Jinping Bertemu Putin, Tawarkan Perdamaian Perang Rusia vs UkrainaPresiden China Xi Jinping terbang ke Moskow untuk bertemu Vladimir Putin, bahas perdamaian perang Rusia vs Ukraina.
Read more »

Bertemu Xi Jinping, Vladimir Putin: Teman Lamaku yang BaikBertemu Xi Jinping, Vladimir Putin: Teman Lamaku yang BaikPresiden Rusia juga menyebut Xi sebagai 'teman lama yang baik' dan mengatakan Rusia memiliki harapan besar untuk kunjungannya, kunjungan pertama Xi Jinping sejak invasi.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 13:18:19