Taliban Larang Kultivasi Bunga Opium, Petani Afghanistan Diperkirakan Rugi Rp15,59 Triliun

Philippines News News

Taliban Larang Kultivasi Bunga Opium, Petani Afghanistan Diperkirakan Rugi Rp15,59 Triliun
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 21 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Petani Afghanistan diperkirakan kehilangan pendapatan senilai lebih satu triliun dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp15,59 miliar karena pelarangan opium.

Petani Afghanistan diperkirakan kehilangan pendapatan senilai lebih satu miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp15,59 triliun karena pemerintahan Taliban melarang penanaman bunga opium. Hal tersebut disampaikan dalam Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Narkoba dan Kejahatan .

Taliban sendiri telah berjanji memberantas bisnis kultivasi narkoba di Afghanistan dan menetapkan larangan resmi pada April 2022. UNODC melaporkan, kultivasi narkoba berkurang hingga 95 persen sejak larangan tersebut. Pelarangan kultivasi opium pun diperkirakan akan menimbulkan konsekuensi meluas terhadap ekonomi Afghanistan. Ekspor opium sebelumnya menyumbang 9-14 persen total PDB nasional Afghanistan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Daftar Motor Listrik Subsidi di Bawah Rp15 JutaDaftar Motor Listrik Subsidi di Bawah Rp15 JutaMotor listrik subsidi bisa jadi pilihan masyarakat yang ingin mencicipi kendaraan listrik, harganya juga kini murah karena ada subsidi dari pemerintah.
Read more »

DSA Mitra Organik Wujudkan Mimpi Petani Ekpor Sayuran Organik ke Eropa hingga JepangDSA Mitra Organik Wujudkan Mimpi Petani Ekpor Sayuran Organik ke Eropa hingga JepangSayuran organik memiliki pasar tersendiri, umumnya pasar datang dari mereka yang tahu akan manfaat dan keunggulan mengonsumsi sayuran organik.
Read more »

Pupuk Indonesia Ajak Gen Z Beri Edukasi Pertanian ke Petani DiengPupuk Indonesia Ajak Gen Z Beri Edukasi Pertanian ke Petani DiengPT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak 80 orang generasi Z dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu petani di Desa Dieng Kulon, Jawa Tengah.
Read more »

Cetak Petani Muda, Kementan Kirim Ratusan Alumni Polbangtan Belajar ke Jepang dan TaiwanCetak Petani Muda, Kementan Kirim Ratusan Alumni Polbangtan Belajar ke Jepang dan TaiwanSekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.
Read more »

Julie Sutrisno Laiskodat Menyerahkan Bantuan Alsintan untuk Petani NTTJulie Sutrisno Laiskodat Menyerahkan Bantuan Alsintan untuk Petani NTTBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Read more »

Ganjar Creasi Ajarkan Petani Cabai di Malang Membuat Pupuk HayatiGanjar Creasi Ajarkan Petani Cabai di Malang Membuat Pupuk HayatiJPNN.com : Sukarelawan Ganjar Creasi mengajarkan para petani cabai yang ada di Malang cara membuat pupuk hayati.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 20:17:10