Stafsus Menkeu Sri Mulyani, Yustinus Prastowo membantah pernyataan ekonom Faisal Basri terkait hilirisasi nikel.
Ekonom senior Faisal Basri mengkritik keras soal hilirisasi nikel yang disebut hanya menguntungkan China dan Indonesia tidak mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak . Hal ini pun dibantah oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo.
"Bang @FaisalBasri yang baik, saya jawab satu hal dulu, PNBP dan royalti. Anda keliru ketika bilang tidak ada pungutan karena faktanya melalui PP 26/2022 diatur tarif PNBP SDA dan royalti atas nikel dan produk pemurnian," kata Yustinus, dikutip Jumat .Yustinus pun sembari mengunggah potongan dokumen yang mengatur penarikan pajak dari hilirisasi nikel.
"1. Pelarangan ekspor bijih nikel pada tahun 2020, 2. Pemberian tarif royalti yang berbeda antara IUP yang hanya memproduksi/menjual bijih nikel dibandingkan dgn IUP yang sekaligus memiliki smelter. Tarif royalti untuk bijih nikel 10% dan tarif untuk Feri Nikel atau Nikel Matte sebesar 2%," jelas dia.
"Seperti yang diterapkan untuk nikel sangat sedikit meningkatkan nilai tambah nasional. Nilai tambah yang tercipta dari kebijakan hilirisasi dewasa ini hampir seluruhnya dinikmati oleh China dan mendukung industrialisasi di China, bukan di Indonesia," terang Faisal Basri dalam blog pribadinya faisalbasri.com, dikutip Jumat .
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sri Mulyani Bilang OECD Pede Ekonomi Global Membaik, Ekspor RI Bisa Naik Lagi?Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) nampaknya bakal merevisi proyeksinya soal perekonomian global.
Read more »
Sri Mulyani Beberkan Keuntungan RI Jika Jadi Anggota OECDPemerintah serius untuk bisa menjadi anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD).
Read more »
Sri Mulyani Beberkan Data Terbaru: RI & India Terkuat di AsiaIndonesia bersama India menjadi negara yang memiliki kinerja ekonomi terkuat di dunia saat ini. Tercermin dari Purchasing Managers Index Manufaktur atau PMI per Juli 2023.
Read more »
Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2023 di Atas Ekspektasi PasarPertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2023 monorehkan prestasi kinerja ekonomi yang baik dibandingkan negara lain. Meskipun pertumbuhanya tidak setinggi Tiongkok sebesar 6,3 persen.
Read more »