Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Sabtu mengatakan bahwa China memperkeruh perang di Eropa dengan mendukung Rusia menyerang ...
Berlin - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Sabtu mengatakan bahwa China memperkeruh perang di Eropa dengan mendukung Rusia menyerang Ukraina.
Stoltenberg mengulang kembali bahwa tidak ada rencana mengirim pasukan NATO ke Ukraina atau memperluas payung pertahanan udara aliansi tersebut ke Ukraina, dan sekali lagi menegaskan bahwa NATO tidak akan menjadi bagian dari konflik tersebut. Dia menekankan pentingnya bagi para sekutu untuk memperbarui inventaris militer mereka dan meningkatkan produksi senjata dan amunisi.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
China-Rusia: Apa dampak Perang Ukraina terhadap hubungan China dan Rusia?China adalah sekutu penting bagi Rusia, namun Xi Jinping menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menjauhkan diri dari “sahabat baiknya”.
Read more »
Rusia Ancam Pembalasan Penuh ke Uni Eropa jika Curi Aset Rusia yang Dibekukan untuk Bantu UkrainaRusia tegaskan Uni Eropa akan dianggap bukan tempat aman dan dipercaya oleh para investor, pencurian itu ilegal serta merusak dasar sistem keuangan global
Read more »
NATO Terang-terangan Tuding China 'Picu' Perang di Ukraina, Kok Bisa?NATO menilai China memiliki peran besar yang memungkinkan Rusia untuk melakukan agresi militer ke Ukraina.
Read more »
Rencana Bocor: NATO Diam-diam Rencanakan Beri Bantuan Militer ke Ukraina Rp 1.700 TriliunRencana NATO tersebut dibocorkan oleh Hongaria, negara anggota NATO yang memiliki kedekatan dengan Rusia.
Read more »
China Tak Adil pada EropaEropa minta China bersikap adil. Eropa keberatan dibanjiri produk China karena China membatasi produk Eropa.
Read more »
Barang Impor dan Mobil Listrik China Dijegal AS Lagi, Vladimir Putin Ikutan Buka SuaraKomentar itu disampaikan Putin saat berkunjung ke China dalam rangka memperdalam hubungan diplomatik Rusia-China.
Read more »