SLIS mencatatkan penjualan sepeda motor mencapai 615.416 unit per Januari 2023.
untuk pengguna kendaraan listrik ringan di Tanah Air."Untuk menggapai itu, perseroan terus menyediakan produk yang terjangkau dengan pelayanan konsumen yang bermutu, terintegrasi dengan teknologi, efisien dan terstandarisasi," ujar Wilson Ng.
Dia menjelaskan perseroan telah lama fokus dalam mengembangkan bisnis kendaraan listrik, termasuk sudah menjalin hubungan dengan berbagai perusahaan seperti Bank BRI, Bank BTN, Indofood, Sharp, Dua kelinci, Astra Otoparts, Angkasa Pura dan lainnya.
SLIS mencetak laba bersih Rp 42 miliar sepanjang 2022 atau naik 67,42 persen yoy dari sebelumnya sebesar Rp 25,18 miliar pada 2021. Kinerja itu ditopang oleh penjualan yang mencapai Rp 487,15 miliar pada 2022 atau naik 8,65 persen sebelumnya Rp 448,36 miliar pada 2021.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Laba Bersih Gaya Abadi (SLIS) Meroket, Produksi Motor Listrik DikerekPT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) mencetak laba bersih Rp42 miliar sepanjang 2022 atau naik 67,42 persen yoy.
Read more »
Aset Pinjol Syariah Capai Rp140 Miliar per Januari 2023Perusahaan financial technology peer-to-peer lending (fintech P2P lending) syariah membukukan aset sebesar Rp140 miliar pada Januari 2023.
Read more »
PBB: Januari-Maret 2023 Kuartal Pertama Paling Mematikan bagi MigranIOM mengatakan penundaan penyelamatan adalah faktor dalam setidaknya enam insiden sepanjang tahun ini, yang menewaskan sedikitnya 127 migran.
Read more »
Penjualan Mobil Kuartal I/2023 Tumbuh 13,7 PersenPenjualan mobil secara ritel di Indonesia sepanjang Januari – Maret 2023 tercatat 271.168 unit.
Read more »
Pengusaha Wait and See, Kredit Menganggur di Bank MenumpukFasilitas kredit yang belum ditarik nasabah pada Januari 2023 naik dua digit secara tahunan.
Read more »
Investor Saham BRI Dapat THR Tambahan, Dividen Rp34,89 Triliun Dibagikan Hari IniDividen tunai yang dibagikan termasuk dividen interim yang dibagikan pada Januari lalu, sejumlah Rp8,6 triliun. Sisanya jadi Rp34,89 triliun.
Read more »