Rekrutmen Pekerja Amerika Serikat Menurun pada Maret, Kenapa?

Philippines News News

Rekrutmen Pekerja Amerika Serikat Menurun pada Maret, Kenapa?
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 92%

Kenaikan pekerjaan Amerika Serikat (AS) berkurang pada Maret untuk bulan kedua berturut-turut. Data pemerintah AS menunjukkan itu pada Jumat (7/4).

KENAIKAN pekerjaan Amerika Serikat berkurang pada Maret untuk bulan kedua berturut-turut. Data pemerintah AS menunjukkan itu pada Jumat . Ini menambah tanda-tanda bahwa ekonomi sedang mendingin karena para pembuat kebijakan terus berjuang melawan inflasi.

Negara menambahkan 236.000 pekerjaan pada Maret. Tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,5%. Departemen Tenaga Kerja mengatakan itu dalam laporannya. Angka-angka tersebut muncul beberapa hari setelah laporan terpisah menunjukkan perekrutan swasta dan aktivitas jasa berkurang sementara sektor manufaktur tetap lemah.Data pasar tenaga kerja diawasi dengan ketat untuk potensi dampaknya pada keputusan suku bunga Federal Reserve di masa depan. Namun, tidak jelas angka terbaru itu cukup untuk diterjemahkan pada jeda penaikan suku bunga.

Menurut data, penghasilan per jam rata-rata naik 0,3% menjadi US$33,18. "Ketenagakerjaan terus menjadi tren di bidang rekreasi dan keramahtamahan, pemerintahan, layanan profesional dan bisnis, serta perawatan kesehatan," kata Departemen Tenaga Kerja.Laporan itu menambahkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja juga terus meningkat bulan lalu.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Facebook Sebar Hoaks Terbanyak selama Pilpres Amerika Serikat 2020Facebook Sebar Hoaks Terbanyak selama Pilpres Amerika Serikat 2020PARA pengguna Facebook terungkap lebih sering membaca berita palsu tentang pemilu Amerika Serikat (AS) 2020 dibandingkan dengan pengguna platform media sosial lainnya, menurut sebuah studi terbaru dari Washington State University.
Read more »

D'Masiv Bakal Tampil di NAMM Show Amerika Serikat, Dito Ariotedjo Bilang BeginiD'Masiv Bakal Tampil di NAMM Show Amerika Serikat, Dito Ariotedjo Bilang BeginiBand D'Masiv akan tampil di NAMM Show, Anaheim, California, Amerika Serikat pada pekan depan. Menpora Dito Ariotedjo bilang begini. Simak kalimatnya.
Read more »

Pamit pada Menpora, D'Masiv Siap Manggung di NAMM Show Amerika SerikatPamit pada Menpora, D'Masiv Siap Manggung di NAMM Show Amerika SerikatD'Masiv akhirnya siap tampil diajang National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2023 yang akan digelar di Anaheim, California, Amerika Serikat.
Read more »

Harga Minyak Naik Tipis Imbas OPEC+ dan Menurunnya Persediaan Amerika SerikatHarga Minyak Naik Tipis Imbas OPEC+ dan Menurunnya Persediaan Amerika SerikatHarga minyak dunia naik 0,2 persen imbas menurunnya persediaan minyak Amerika serikat dan kekhawatiran pengurangan lanjutan produksi OPEC+.
Read more »

Amerika Serikat Apresiasi Inovasi dan Teknologi Pengelolaan Sampah di TOSS Center KlungkungAmerika Serikat Apresiasi Inovasi dan Teknologi Pengelolaan Sampah di TOSS Center KlungkungInovasi dan pola penanganan sampah di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Center di Desa Karangdadi Kusamba Klungkung semakin menjadi perhatian dunia internasional. Kali ini giliran Direktur Hubungan Internasional Environmental Protection Agency Amerika Serikat Mark S. Kasman mengunjungi dan melakuka
Read more »

RI & Negara ASEAN Juga 'Buang' Dolar, AS Bisa Makin Terjepit!RI & Negara ASEAN Juga 'Buang' Dolar, AS Bisa Makin Terjepit!Seluruh negara anggota ASEAN sepakat untuk 'buang' dolar Amerika Serikat (AS).
Read more »



Render Time: 2025-04-05 19:26:57