Trimegah Bangun Persada (NCKL) akan melantai di bursa dengan melepaskan sebanyak 12,09 miliar saham atau meraup pendanaan maksimal Rp 15,11 triliun.
Di samping itu, perseroan juga akan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya sebesar 0,5% dari jumlah saham IPO untuk program alokasi saham kepada karyawan Perseroan yaitu sebanyak-banyaknya sebesar 60.477.463 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.
Dalam melancarkan aksi korporasi ini, perseroan menunjuk Mandiri Sekuritas, UOB Kay Hian Sekuritas, Citigroup Sekuritas Indonesia, Credir Suisse Sekuritas Indonesia, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, OCBC Sekuritas Indonesia, dan BNP Paribas Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek. Ke depan, dana hasil IPO setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, sebesar 5,46% akan digunakan oleh untuk pembayaran seluruh utang kepada PT Harita Jayaraya, sekitar 6,05% akan digunakan oleh untuk pembayaran seluruh utang kepada PT Dwimuria Investama Andalan, sekitar 15,13% akan digunakan oleh untuk pembayaran seluruh utang kepada Oversea-Chinese Banking Corporation Limited dan PT Bank OCBC NISP Tbk. .
Soal kebijakan dividen, perseroan akan membayar dividen kepada pemegang saham minimum 30% dari laba bersih. Dividen Perseroan akan tergantung pada arus kas dan rencana investasi Perseroan, hukum dan peraturan Indonesia, dan persyaratan lainnya. Sesuai dengan kinerja keuangan dan kondisi keuangan Perseroan dari waktu ke waktu, Perseroan juga dapat meninjau kembali dan mengubah kebijakan dividen Perseroan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Perseroan telah membagikan dividen sejak tahun 2012 dan direncanakan akan melakukan pembagian dividen menggunakan tahun buku 2022 dan akan dibagikan pada tahun 2023.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Calon Emiten Grup Harita (NCKL) Pakai Dana IPO Lunasi Utang ke Grup DjarumPerusahaan tambang nikel Harita Grup, Trimegah Bangun Persada (NCKL) mengatakan akan menggunakan dana IPO untuk melunasi utang ke Grup Djarum.
Read more »
Tambang Nikel Harita Group, Trimegah Bangun Persada IPO di Harga Rp1.250 Incar Rp15 TriliunLini tambang nikel Harita Group mengincar dana hingga Rp15,11 triliun dengan harga pelaksanaan dalam rentang Rp1.250.
Read more »
Tambang Nikel Harita Group, Trimegah Bangun Persada IPO di Harga Rp1.250 Incar Maksimal Rp15 TriliunLini tambang nikel Harita Group, Trimegah Bangun Persada mengincar dana Rp15,11 triliun dari IPO. Harga pelaksanaan IPO ditetapkan dalam rentang Rp1.250.
Read more »
IPO Jumbo Tambang Nikel Harita (NCKL) Hanya Incar Rp9,2 Triliun, Ini AlasannyaTrimegah Bangun Persada, entitas tambang nikel dalam Grup Harita memperkirakan hanya menyerap dana IPO sebesar Rp9,2 triliun.
Read more »
Siap-siap, Tambang Nikel Raksasa RI IPO, Cari Dana Rp 15 TTrimegah Bangun Persada (NCKL) akan melakukan IPO dengan target dana segar berkisar antara Rp 14,75 triliun hingga Rp 15,11 triliun.
Read more »
IPO Harita Nickel Rp15 Triliun, Salip GOTO-ADRO Masuk 3 BesarHarita Nickel atau PT Trimegah Bangun Persada, dikabarkan segera melakukan IPO senilai Rp15 triliun, menyalip nilai IPO GOTO dan ADRO.
Read more »