PPN Mau Naik Jadi 12%, Pengembang Minta Insentif PPN DTP Diperpanjang

Philippines News News

PPN Mau Naik Jadi 12%, Pengembang Minta Insentif PPN DTP Diperpanjang
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 63 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 51%

Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto meminta pemerintah memperpanjang insentif PPN DTP. Apa lagi, mulai 1 Januari 2025 bakal ada kenaikan tarif PPN menjadi 12%.

Senin, 25 Mar 2024 07:25 WIBPengembang mengharapkan pemerintah kembali memperpanjang penerapan insentif PPN Ditanggung Pemerintah . Insentif PPN DTP seharusnya berakhir pada 31 Desember 2023, namun pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPN DTP atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun dengan harga jual paling banyak Rp5 Miliar sampai akhir tahun 2024.

Artinya, mulai 1 Januari 2025, penerapan PPN pembelian rumah tapak akan kembali dikenakan ke masyarakat. Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia , Joko Suranto secara tegas meminta pemerintah untuk memperpanjang insentif tersebut. Apa lagi, mulai tanggal 1 Januari 2025, pemerintah bakal resmi menetapkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai sebanyak 1%, dari yang awalnya 11% menjadi 12%.Kenaikan tarif PPN itu menurutnya akan berdampak besar pada sektor properti karena akan menyebabkan kenaikan harga properti dan menurunkan daya beli masyarakat terhadap rumah atau hunian.harus diperpanjang.

Selain itu, Joko juga menambahkan bahwa situasi ekonomi tahun depan belum bisa diprediksi. Jika menaikkan tarif PPN tanpa memperpanjang PPN DTP, dikhawatirkan sektor properti akan terpuruk. Hal ini akan berdampak pada sektor lain yang terkait dengan properti, seperti industri bahan bangunan, jasa arsitektur, dan tenaga kerja.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan dengan matang sebelum menaikan PPN. Kenaikan PPN di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil akan berdampak negatif pada sektor properti dan sektor lainnya," ujar Joko. Hal ini penting untuk menjaga sektor properti dan menumbuhkan perekonomian nasional.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

detikcom /  🏆 29. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Insentif PPN DTP Dorong Kenaikan Permintaan Rumah Raru 27 PersenInsentif PPN DTP Dorong Kenaikan Permintaan Rumah Raru 27 PersenProgram Bebas Pajak Pertambahan Nilai PPN atau PPN DTP di sektor properti dan pembangunan infrastruktur mendorong pertumbuhan inventori dan permintaan rumah baru
Read more »

Menko Airlangga sebut tarif PPN naik 12 persen mulai 2025Menko Airlangga sebut tarif PPN naik 12 persen mulai 2025Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) naik menjadi 12 persen pada tahun ...
Read more »

Hotman Paris Respons Airlangga soal PPN Naik 12 Persen Tahun DepanHotman Paris Respons Airlangga soal PPN Naik 12 Persen Tahun DepanHotman mengatakan dengan kenaikan PPN, maka harga barang dan jasa akan naik dan membebani rakyat.
Read more »

Hotman Paris Tanggapi Airlangga soal PPN Naik Jadi 12% di 2025Hotman Paris Tanggapi Airlangga soal PPN Naik Jadi 12% di 2025Pengacara kondang Hotman Paris menanggapi pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terkait PPN yang direncanakan naik menjadi 12% tahun depan.
Read more »

PPN 12 Diimplementasikan Paling Lambat 1 Januari 2025PPN 12 Diimplementasikan Paling Lambat 1 Januari 2025PIHAK Direktorat Jenderal Pajak DJP menyebut Pajak Pertambahan Nilai PPN menjadi 12 akan diimplementasikan paling lambat pada 1 Januari 2025
Read more »

Kata Hotman Paris soal PPN 12% Tahun Depan: Pajak Naik, Rakyat yang Bayar!Kata Hotman Paris soal PPN 12% Tahun Depan: Pajak Naik, Rakyat yang Bayar!Hotman Paris mengomentari pernyataan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto soal rencana Pajak Pertambahan Nilai (PPN) naik jadi 12% tahun depan.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 15:21:56