Emas hari ini berpeluang dijual selama bergerak di bawah level resistance di US$1.970 per troy ounce.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas global berpeluang melemah pada perdagangan hari ini di tengah outlook menguatnya dolar AS.
“Emas hari ini berpeluang dijual selama bergerak di bawah level resistance di US$1.970, karena berpotensi bergerak turun menguji support terdekat di US$1.957 per troy ounce,” tulis Monex, Kamis . Dolar AS terpantau perkasa pada Kamis karena berkurangnya kekhawatiran atas sektor perbankan. Hal ini membantu meningkatkan sentimen risiko, dengan investor mengalihkan perhatian mereka ke pertempuran Federal Reserve melawan inflasi.
Seperti diketahui, saham perbankan sempat terpukul dalam beberapa minggu terakhir setelah keruntuhan tiba-tiba dua bank AS dan penyelamatan Credit Suisse dari krisis. Dolar pun di bawah tekanan karena kekhawatiran bahwa Fed mungkin harus mengalah dalam perjuangannya melawan inflasi dan menghentikan kenaikan suku bunga. .
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pergerakan Harga Emas Hari Ini saat The Fed Investigasi Silicon Valley BankEmas hari ini berpeluang dibeli selama bergerak di atas level support di US$1.966 per troy ounce.
Read more »
Emas Dunia Jatuh, Harga Emas Pegadaian Hari Ini Masih SejutaHarga emas batangan di PT Pegadaian stabil di sejuta
Read more »
Ungkap TPPU Impor Emas Batangan Rp 187 Triliun, Mahfud MD: Dalam Surat Cukai Disebut Emas MentahMenkopolhukam Mahfud Md mengungkap dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di hingga Rp 187 Triliun dari impor emas batangan.
Read more »
Mahfud MD Beberkan Kasus di Ditjen Bea Cukai: Impor Emas Batangan Ngakunya Emas MentahMahfud MD menceritakan ada kasus dugaan pencucian uang di Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan yang berkaitan dengan impor emas batangan.
Read more »
Harga Emas Kembali Cerah, Sahamnya di RI Lanjut BergairahMayoritas saham emiten pertambangan emas terpantau menghijau pada perdagangan sesi I Rabu (29/3/2023), mengikuti pergerakan emas dunia yang kembali bergairah.
Read more »