Perang Khaibar dan Kisah Tumbangnya Benteng-Benteng Kokoh Koalisi Yahudi di Bulan Muharram

Philippines News News

Perang Khaibar dan Kisah Tumbangnya Benteng-Benteng Kokoh Koalisi Yahudi di Bulan Muharram
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 75 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 83%

Perang Khaibar juga menjadi perang terbesar di zaman Nabi SAW dalam arti melibatkan kekuatan dan pengerahan sumber daya terbesar dibanding perang-perang sebelumnya, dalam melawan pasukan Yahudi

Liputan6.com, Jakarta - Pada masa Nabi Muhammad SAW, tercatat umat Islam berperang empat kali melawan kaum Yahudi. Seluruhnya berujung kekalahan Yahudi.

Yahudi tak mempunyai cukup kekuatan untuk menggempur kaum Muslimin. Namun mereka cerdik. Mereka mampu menyatukan musuh-musuh Nabi Muhammad dari berbagai kabilah yang sangat kuat. Koalisi itu tentu saja dipimpin oleh kabilah-kabilah Yahudi terkuat.Khaibar sendiri merupakan sebuah kawasan Oasis Khaibar yang subur. Di sinilah populasi terbesar Yahudi di Jazirah Arab tinggal. Di sini pula terdapat sejumlah benteng kuat tak tertembus yang membuat kaum Yahudi begitu percaya diri.

Simak Video Pilihan Ini:Detik-detik Angin Langkisau atau Puting Beliung Rusak 300 Rumah Warga Wangon, Banyumas "Oleh karena itu, Rasulullah saat itu bermalam di perbatasan wilayah Khaibar sebelum kemudian memasuki kota tersebut. Pagi harinya, Rasulullah melihat para pekerja Khaibar berangkat ke tanah pertanian mereka masing-masing sambil membawa peralatan pertanian mereka," tulis Sunatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan Kokop Bangkalan, dikutip Minggu .

Tantangan tersebut langsung mendapat respons dari Sahabat Rasulullah yang bernama, ‘Ami ‘Amir, namun akhirnya ia terbunuh oleh Marhab dan gugur sebagai syahid. Kemudian Sayyidina Ali maju untuk adu duel dengan Marhab, seraya berkata: Setelah komando Yahudi berhasil ditaklukkan, terjadilah pertempuran sengit. Kaum muslimin mendapat perlawanan berat selama beberapa hari. Namun beberapa tokoh dan pembesar Yahudi berhasil dibunuh sehingga mental perlawanan pasukan musuh semakin lemah.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mengembalikan Benteng VastenburgMengembalikan Benteng VastenburgIni seharusnya membuka peluang bagi negara untuk “mengembalikan” status Benteng Vastenburg menjadi aset sejarah yang dikuasai negara.
Read more »

Penyitaan Tanah Kawasan Benteng Vastenburg di Kasus Benny Tjokro, Gibran Bakal Koordinasi dengan KemhanGibran Rakabuming menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan perihal Benteng Vastenburg Solo selepas penyitaan oleh kejaksaan
Read more »

Pemimpin Afrika Tekan Putin Akhiri Perang UkrainaPemimpin Afrika Tekan Putin Akhiri Perang UkrainaMereka mengingatkan keprihatinan terdalam Afrika atas konsekuensi perang Ukraina-Rusia, terutama meroketnya harga bahan pangan. Internasional AdadiKompas
Read more »

Taiwan Gelar Latihan Perang Guna Bersiaga Hadapi Invasi CinaTaiwan menggelar latihan militer tahunan yang sekaligus bersiaga untuk hadapi invasi Cina
Read more »

Putin Klaim Korea Utara Dukung Perang Ukraina, Ucapkan Terima KasihPutin mengucapkan terima kasih ke Korea Utara karena mendukung perang Rusia Ukraina.
Read more »

Update Perang: Rusia 'Kebobolan' Lagi, Putin Siap DialogUpdate Perang: Rusia 'Kebobolan' Lagi, Putin Siap DialogBerikut perkembangan terbaru perang Rusia dan Ukraina.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 23:28:19