Penganiayaan Siswa Terjadi di SMA Insan Cendikia Berasrama, Kabupaten Bogor

Philippines News News

Penganiayaan Siswa Terjadi di SMA Insan Cendikia Berasrama, Kabupaten Bogor
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 81 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 36%
  • Publisher: 70%

KPAD Kabupaten Bogor meminta para orangtua memanfaatkan dan mengedepankan mediasi. Orangtua juga diminta berpikir terbuka dan tetap tenang saat mediasi ke depan. Metropolitan AdadiKompas

Salah satu keluarga menunggu di SMP-SMA Insan Cendekia Boarding School, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa . Pada 18 Februari diduga telah terjadi dugaan kasus pencurian berujung pemukulan kepada seorang siswa.

”Ini tindak kekerasan. Seharusnya pihak sekolah segera memberi tahu. Pagi harinya itu oleh pihak asrama anak saya langsung dibuat BAP . Sayangnya kenapa anak saya yang di-BAP, bukan anak-anak yang memukul. Anak saya dituduh mencuri, sampai hari ini tidak ada bukti pencurian. Anak saya mengaku mencuri itu karena dipukul,” kata RA Fachrurrozi, orangtua M.

Dari mediasi itu, Fachrurrozi hanya meminta keadilan berupa dibantu proses kepindahan anaknya dari SMA Insan Cendekia Boarding School ke sekolah lain. Ia tidak mungkin mengembalikan anaknya ke sekolah itu setelah mendapatkan tindak kekerasan atas tuduhan pencurian tanpa ada bukti. Terkait permintaan uang Rp 40 juta, Fachrurrozi membantah. Ia menyatakan tidak pernah meminta uang itu.Warga melintasi mural bertema hentikan perundungan di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa . Pemaksaan yang berujung pada diskriminasi dan perundungan harus dihentikan karena tidak menghargai hak asasi manusia.

Hermawanto sepakat, tidak membenarkan aksi pemukulan dan pencurian oleh anak-anak. Ia juga mengakui anaknya memukul satu kali kepada M karena merasa kesal. Ia memaklumi tindakan anaknya dan pantas diberikan sanksi oleh sekolah. Ia pun masih menunggu mediasi lanjutan. ”Dalam proses pendidikan, kami sudah mengupayakan dan kewajiban sekolah untuk menangani permasalahan anak dalam koridor pendidikan. Dari antarsiswa sudah selesai. Kami sudah memberikan sanksi dan pembinaan kepada siswa yang bermasalah. Kami bersama introspeksi diri,” kata Insan yang akan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Polisi Sidak Tempat Hiburan Malam di Bogor, Sejumlah Botol Miras DisitaPolisi Sidak Tempat Hiburan Malam di Bogor, Sejumlah Botol Miras DisitaSatnarkoba Porles Bogor menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Bogor. Razia digelar di kawasan Kabupaten Bogor bagian timur.
Read more »

KST Dukung Ganjar Bantu Renovasi Masjid di Kabupaten BogorKST Dukung Ganjar Bantu Renovasi Masjid di Kabupaten BogorKomunitas Sopir Truk (KST) Jawa Barat membantu merenovasi sebuah masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/3/2023).
Read more »

Diminta Restorative Justice, Ini Kata Ortu Siswa Dikeroyok di SMA BogorDiminta Restorative Justice, Ini Kata Ortu Siswa Dikeroyok di SMA BogorKPAD Bogor berharap kasus pengeroyokan siswa SMA Insan Cendekia, Bogor, berakhir secara restorative justice. Ini kata orang tua korban.
Read more »

'Kado Alma untuk Dila' Dukung Orangtua dengan Anak Autisme'Kado Alma untuk Dila' Dukung Orangtua dengan Anak AutismeBuku Kado Alma untuk Dila merupakan buku cerita bergambar anak pertama di Indonesia tentang autisme.
Read more »

Penabrak Pelajar Belum Ada Itikad Baik, Orangtua Korban Ingin Proses Hukum Transparan | merdeka.comPenabrak Pelajar Belum Ada Itikad Baik, Orangtua Korban Ingin Proses Hukum Transparan | merdeka.comSyamil Akbar (18) sebelumnya tewas setelah sepeda motor ditumpanginya ditabrak Mercedes Benz GLA. Pengemudi Mercy berinisial IMM diduga merupakan anak petinggi polisi.
Read more »

Foto : Cinta Kuya Perdana Sahur Sendiri Tanpa Orangtua di Amerika, Menunya Sederhana | merdeka.comFoto : Cinta Kuya Perdana Sahur Sendiri Tanpa Orangtua di Amerika, Menunya Sederhana | merdeka.comBulan suci Ramadan kali ini terasa sangat berbeda bagi Cinta Kuya, anak pertama Uya Kuya dan Astrid. Soalnya, ia menjalani ibadah puasa di Amerika sendirian. Diketahui bahwa Cinta tengah melanjutkan pendidikannya di sana. Intip momen sahur Cinta dengan menu yang sederhana di Amerika.,Cinta Laura,Viral Hari Ini,Jakarta
Read more »



Render Time: 2025-03-27 13:41:56