Pemimpin oposisi India Rahul Gandhi diperkirakan akan hadir di pengadilan pada Senin (3/4) untuk mengajukan banding atas hukuman pidana karena mengejek nama keluarga Perdana Menteri yang membuat Gandhi dikeluarkan dari parlemen.
Pemimpin oposisi India Rahul Gandhi diperkirakan akan hadir di pengadilan pada Senin untuk mengajukan banding atas hukuman pidana karena mengejek nama keluarga Perdana Menteri yang membuat Gandhi dikeluarkan dari Parlemen, memberikan pukulan besar bagi Partai Kongresnya menjelang pemilihan umum tahun depan.
Gandhi, pengkritik keras Perdana Menteri Narendra Modi dan penantang utamanya dalam pemilu 2024, dikeluarkan setelah pengadilan menjatuhkan hukuman dua tahun penjara terhadap dirinya karena dianggap mencemarkan nama keluarga Modi dalam pidato pemilunya pada 2019. Kasus terhadap Gandhi, cicit perdana menteri pertama India dan keturunan pendiri partai Kongres, dikecam secara luas oleh para penentang Modi sebagai serangan terbaru terhadap demokrasi dan kebebasan berbicara oleh pemerintah yang berkuasa yang berusaha untuk menindas perbedaan pendapat. Kecepatan pemecatannya dari Parlemen mengejutkan kalangan politik di India, dengan banyak yang mengkritik tindakan tersebut sebagai serangan terhadap kebebasan berbicara.
Gandhi dihukum pada 23 Maret dan dikeluarkan dari Parlemen pada hari berikutnya, sehingga memicu para anggota parlemen oposisi untuk membelanya. Mereka menyebut pemecatan Gandhi sebagai tindakan tidak perlu dan melanggar konstitusi India. Gandhi diberi waktu selama 30 hari untuk mengajukan banding. Di bawah hukum India, hukuman pidana dengan hukuman penjara dua tahun atau lebih merupakan dasar untuk pemecatan dari Parlemen. Jika hukuman Gandhi tidak ditangguhkan atau dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi, ia bisa menghadapi hukuman penjara dan kemungkinan besar tidak akan dapat ikut serta dalam pemilihan nasional pada tahun 2024.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Arab Saudi Undang Presiden Suriah ke KTT Pemimpin ArabLangkah Arab Saudi mengundang Assad secara formal mengakhiri isolasi regional Suriah.
Read more »
Pesan UAS ke Mahasiswa: Kalau Kalian Jadi Pemimpin, Tingkatkan Kesejahteraan MasyarakatUstadz Abdul Somad atau akrab disapa dengan UAS, bercerita tentang saat dirinya menjadi seorang mahasiswa, yang sulit bertemu dengan pemimpinnya yakni Gubernur.
Read more »
Pengadilan Ukraina Jadikan Pemimpin Gereja Ortodoks Tahanan Rumah |Republika OnlineBiarawan dan pendeta Gereja Ortodoks Ukraina dituduh memiliki hubungan dengan Rusia
Read more »
Pemimpin Oposisi Finlandia Klaim Kemenangan Pemilihan Parlemen |Republika OnlineJumlah suara yang diraih NCP sedikit di atas Partai Nasionalis Finlandia
Read more »
Pemimpin Suku Aborigin yang Paling Berpengaruh dan Dihormati Meninggal DuniaSalah satu pemimpin suku Aborigin paling berpengaruh di Australia, Yunupingu, meninggal dunia di Northern Territory, pada usia 74 tahun.
Read more »
Pakar Korea Utara: Kim Jong-Un Cuci Otak Putrinya dengan IndoktrinasiPemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dilaporkan telah mencuci otak putrinya, Kim Ju-ae lewat indoktrinasi.
Read more »