Serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang mengakibatkan layanan publik terkendala sejak Kamis (20/06) adalah yang “paling parah” dalam daftar panjang peretasan data pemerintah, menurut pakar keamanan siber.
Petugas Imigrasi melayani pemohon pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Barat, Jakarta, Senin setelah layanan imigrasi kembali pulih usai serangan siber pada PDNS.Serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara yang mengakibatkan layanan publik terkendala sejak Kamis adalah yang “paling parah” dalam daftar panjang peretasan data pemerintah, menurut pakar keamanan siber.
Imbas dari serangan ini, peretas meminta tebusan sebesar US$8 juta . Pemerintah Indonesia berkukuh tidak akan membayar tebusan tersebut.Badan Siber dan Sandi Nasional menjelaskan server PDNS yang berada di Surabaya, Jawa Timur, mengalami gangguan sejak Kamis lalu. Sejumlah layanan publik, termasuk layanan imigrasi, terkendala.
“Jadi dia membuat software-nya, lalu dia punya semacam tim yang tugasnya menyerang. Kemudian mereka punya juga afiliatornya. Jadi mereka memang secara sistem itu unik,” kata Teguh. Kemenkominfo mengeklaim sebanyak 282 instansi pemerintah yang mencakup 56 kementerian terdampak serangan siber pada Kamis .
Sebelumnya, pada Juli 2023, akun “Bjorka” membocorkan sekitar 34 juta data paspor warga negara Indonesia. Pada bulan yang sama, 337 juta data Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dibobol oleh peretas dengan nama “RRR”.Teguh Aprianto mengatakan bahwa pusat data pemerintah masih rentan karena Kominfo dan BSSN belum serius dalam menangani serangan siber.
Usman mengakui serangan siber memang sulit diberantas karena teknologi yang terus berkembang. Ia menyebut negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia dan Prancis yang juga masih kesulitan memberantas serangan siber. Penyalahgunaan identitas seseorang dapat digunakan untuk melakukan pinjaman online, menipu orang terdekat ataupun melakukan transaksi atau kesepakatan finansial tanpa sepengetahuan pemilik identitas.
“Mereka sudah dibayar, tetapi datanya tidak kembali. Malah datanya dipublikasi juga. Jadi kita tidak bisa percaya juga sama penjahat. Jadi serba salah,” kata Teguh.Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong didampingi Kepala BSSN, Letjen TNI Hinsa Siburian dan Direktur Network dan IT Solution Telkom Indonesia, Herlan Wijarnako menyampaikan perkembangan penanganan gangguan Pusat Data Nasional Sementara 2 di Jakarta, Rabu .
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Nasib Pembangunan Pusat Data Nasional usai Pembobolan PDNSWamenkominfo Nezar Patria buka suara soal potensi pengaruh kebocoran data di PDNS 2 terhadap pembangunan PDN Cikarang.
Read more »
RI Diserang Ransomware, Layanan Pemerintah Berangsur PulihPusat Data Nasional Sementara (PDNS) mengalami serangan siber ransomware Brain Chiper.
Read more »
Pusat Data Nasional Diserang, 5 Layanan Publik Ini Sudah PulihSejumlah layanan dilaporkan sudah mulai pulih sejak Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) diserang ransomware.
Read more »
Kronologi Peretasan PDNS, Diawali Pembobolan Windows DefenderHacker membobol Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 lewat jalur penonaktifan Windows Defender.
Read more »
”Bencana” Nasional Serangan ke Pusat Data Nasional Bisa Buka ”Perang” Siber dan Ancaman NegaraKebocoran data akibat ”ransomware” ke PDN jadi ”bencana” nasional siber. Data yang bocor bisa dimanfaatkan negara lain.
Read more »
BSSN Cegah Infeksi Ransomware dengan Memutus Akses Pusat Data Lainnya dari PDNS 2BSSN mengumumkan tindakan pencegahan terhadap infeksi ransomware Brain Cipher yang mengancam Pusat Data Nasional Sementara PDNS 2
Read more »