Banyak warga main layangan untuk menunggu waktu berbuka puasa di BKT.
Harga layangan yang dijualnya pun berkisar dari Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per layangan. Wahyu tak hanya menjual layangan saja, namun juga menjual benang kenur dan benang gelasan yang biasa digunakan untuk memutuskan layangan lawannya.Harga benang gelasan berkisar dari Rp 2.000 hingga Rp 80 ribu per gulungan. Yang membedakannya adalah kualitas ketajaman benang gelasan tersebut."Kalau anak-anak biasanya beli yang harganya Rp 2.000.
Pedagang lainnya, Jali, mengaku pendapatannya yang didapat dari hasil penjualan layangan cukup lumayan, yakni mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per hari.Hal itu lantaran jumlah layangan dan benang gelasan yang dijualnya tak begitu banyak. "Di bulan Ramadhan ini banyak warga yang bermain layangan untuk menunggu waktu berbuka puasa," ujarnya. Menurut dia, warga yang
tak hanya berasal dari warga sekitar, melainkan ada juga yang berasal dari Mampang, Manggarai, Klender dan Bekasi.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Permintaan Meningkat, Penjualan Kosmetik Mustika Ratu Naik 18%PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatat penjualan segmen kosmetik naik 18% dibandingkan penjualan tahun lalu.
Read more »
Pedagang Pakkat Semringah, Omzet di Ramadan Tahun Ini MelimpahPenjual Pakkat ketiban rezeki pada Ramadan tahun ini lantaran penjualan meningkat hingga 100 persen
Read more »
Melongok Budidaya Lidah Buaya di Desa Besakih, Permintaan Tinggi, Bisa Raup Omzet Ratusan JutaLidah Buaya menjadi salah satu tanaman yang cukup banyak memiliki macam manfaat. Tak heran, tanaman ini cukup mudah dijumpai. Karena banyaknya manfaat, sampai ada yang membudidayakannya.
Read more »
Cuan dari Bisnis Nastar Gepeng, Sebulan Raup Omzet Rp 50-100 JutaDari modal Rp 500 ribu, House of Kiseki kini meraup omzet Rp 50 juta per bulan dari Nastar Gepeng. Bahkan, saat ramai pesanan bisa mencapai Rp 100 juta! Via detikbali_
Read more »