“Sebagian besar perang berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan saat kali pertama terjadi,” kata Ketua NATO Jens Stoltenberg.
“Sebagian besar perang berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan saat kali pertama terjadi,” kata Stoltenberg dalam wawancara dengan grup media Jerman,"Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang di Ukraina," lanjutnya.-Ukraina dimulai pada Februari 2022 ketika Presiden Vladimir Putin mengerahkan pasukan ke negara tetangganya tersebut.
Ukraina kemudian melancarkan serangan balik pada Juni 2023, melawan pos-pos Rusia yang sudah mengakar di selatan dan timur, tetapi hanya mencatatkan kemajuan terbatas.. “Tetapi pada saat yang sama kita harus menyadari: jika Presiden Zelensky dan Ukraina berhenti berjuang, negara mereka tidak akan ada lagi."Baca juga:
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
NATO Bersiap Terlibat Perang Panjang Lawan Rusia di UkrainaSekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah memperingatkan bahwa perang di Ukraina tidak akan segera berakhir.
Read more »
Sekjen NATO Peringatkan Perang Panjang di UkrainaSEKRETARIS Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg telah memperingatkan bahwa perang di Ukraina tidak akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Read more »
Peringatan Sekjen NATO: Perang Ukraina Masih Panjang, Zelenskyy Berhenti Tempur maka Negaranya SirnaSekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa perang Rusia vs Ukraina masih akan berlangsung untuk waktu yang lama.
Read more »
Rusia: Armada Pasifik peroleh 12 kapal perang baru pada akhir tahunMenteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu mengadakan rapat kerja dengan pimpinan Angkatan Laut Rusia, Jumat (15/9), di wilayah Primorsky Krai di Timur ...
Read more »
Sehari Usai Bom Sevastopol, Ukraina Klaim Hancurkan Sepasang Kapal Perang RusiaSebelumnya Ukraina merusak kapal pendarat Minsk dan kapal selam Rostov-on-Don.
Read more »