VIDEO pesepak bola Cristiano Ronaldo kembali dicatut dalam sebuah informasi palsu terkait Israel dan Piala Dunia U-20. Sebuah akun TikTok menarasikan Ronaldo mendukung atas penolakan kedatangan timnas Israel ke Indonesia. Dari hasil penelusuran, ternyata konteksnya jauh dari narasi tersebut.
VIDEO pesepak bola Cristiano Ronaldo kembali dicatut dalam sebuah informasi palsu terkait Israel dan Piala Dunia U-20.
’’Timnas Berduka, Hidup Indonesia,’’ tulis akun TikTok Sagitarius_19 Senin . Akun tersebut turut mengunggah video Cristiano Ronaldo yang memberikan pernyataan secara singkat. ’’Cristiano Ronaldo dukung Keputusan Indonesia. Tolak Timnas Israel di piala dunia U-20,’’ bunyi keterangan yang ada dalam video tersebut .Video singkat itu mencantumkan logo tim sepak bola Al-Nassr FC. CR7 kini merumput dengan klub Arab Saudi itu.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kocak! Kaget Disebut Beli Jam Tangan Mewah dari Uang Rakyat, Begini Cara Kaesang Membela DiriPutra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, lagi-lagi menjadi sorotan publik lantaran tingkahnya yang lucu.
Read more »
7 Menteri Israel Ikut Pawai Serukan Pelegalan Permukiman di Tepi Barat |Republika OnlineRibuan warga Israel menggelar pawai ke permukiman liar Yahudi-Israel di Tepi Barat
Read more »
Lagi-lagi Balenciaga Buat Tas yang Mengundang Kontroversi, Harganya Capai Rp62 JutaBalenciaga sekali lagi membuat heboh internet. Kali ini jenama asal Paris tersebut menjual sebuah handbag atau tas tangan aneh dengan sarung tangan bawaan. Orang-orang mencemooh merek fesyen mewah tersebut karena Glove Large Tote Bag-nya
Read more »
Lagi-lagi, Kota Depok Masuk Peringkat Bawah di Indeks Kota Toleran |Republika OnlineKota Depok menempati peringkat ke-93 atau kedua dari bawah sebagai kota intoleran
Read more »
Tak Tinggal Diam, Ini Usaha RI Supaya Nikel Tak Dikucilkan ASPemerintah kini tengah melakukan berbagai upaya agar kandungan nikel Indonesia tak lagi 'dikucilkan' Amerika Serikat.
Read more »