Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkap jumlah alutsista Komando Pasukan Katak (Kopaska) terbatas.
Lanjut Ali, jika persenjataan Kopaska juga perlu ditingkatkan mengingat, kata dia Kopaska merupakan pasukan elite."Kopaska ini memang kita tidak terlalu besar jumlahnya karena memang mereka adalah pasukan khusus, kalau pasukan khusus biasanya jumlahnya tidak terlalu besar, tapi kemampuannya setara dengan, satu orang dia bisa menghabisi satu pleton lah kira kira seperti itu, jadi kemampuannya perimbangannya seperti itu," sambungnya.
"Untuk prajurit Kopaska, saya berharap semakin profesional dan harus bisa mengantisipasi semua keadaan di darat, laut, dan udara," katanya. "Karena Kopaska walaupun juga dia pasukan katak tapi harus trimedia darat-laut-udara. Kemampuannya seimbang dengan Navy Seal, karena berlatih bersama. Navy Seal juga, baik SBS juga yang ada di Inggris maupun di Amerika," imbuhnya.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Diawali Simulasi Perang Khusus, KSAL Pimpin Penyematan Brevet Kopaska kepada 4 Pati TNI ALBrevet disematkan oleh Ali yang didampingi Komandan Puskopaska Laksamana Pertama Baroyo Eko Basuki.
Read more »
KSAL: Selain Kekurangan Sea Rider, Prajurit Kopaska di Koarmada III Belum LengkapSatuan elite TNI AL ini di koarmada tersebut paling baru dibandingkan Koarmada I dan II. Dalam waktu dekat, TNI AL akan merekrut personel baru.
Read more »
Kepala Staf Presiden Moeldoko Minta Timnas U20 Indonesia Tidak Kecewa dan Merasa GagalMoeldoko meminta agar seluruh tim tidak merasa gagal karena batal bermain di Piala Dunia U20.
Read more »
Hadapi Perang Modern, Alutsista Kopaska Masih TerbatasKomando Pasukan Katak TNI AL perlu menyesuaikan alutsista dengan perkembangan teknologi dan sistem perang modern. Polhuk AdadiKompas
Read more »
KSAL Sematkan Brevet Manusia Katak Kepada 4 Pati TNI AL Pelumpuh TerorisSiapa saja mereka?
Read more »
KPK Duga Korupsi Tukin di Kementerian ESDM Libatkan Staf Keuangan'Yang kasus ESDM kami pastikan tersangkanya lebih dari satu orang dan ini terkait tadi pemotongan tunjangan tunjangan kinerja,' ucap Ali Fikri.
Read more »