Krisis Iklim yang Mengancam Pangan Di Pulau-Pulau Kecil

Philippines News News

Krisis Iklim yang Mengancam Pangan Di Pulau-Pulau Kecil
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 70%

Kembali ke ragam pangan lokal yang adaptif terhadap kondisi lingkungan dan iklim yang berubah, menjadi kunci daya tahan masyarakat kepulauan.

Truk tangki melintasi kebun jagung untuk mengisi bak air di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu .

Di Pulau Sumba, periode hujan yang panjang selama La Nina juga menyebabkan siklus hidup belalang kembara lebih panjang, menyebabkan kegagalan panen tanaman pangan biji-bijian, seperti padi dan jagung. Hermanu Triwidodo, ahli ekologi serangga, yang juga guru besar Fakultas Pertanian IPB University melaporkan tentang meningkatnya serangan belalang kembara selama beberapa tahun terakhir di Sumba.

Ayah tiga anak ini menceritakan, ia telah menanam jagung sejak kecil mengikuti kedua orang tuanya. Jagung adalah bagian dari makanan utama keluarga mereka, seperti masyarakat di Muna pada umumnya. Setiap rumah tidak boleh kehabisan jagung di dapur. Selama puluhan tahun, menurut Rudi, jambu mete menjadi penghidupan masyarakat di wilayah Lakapera. Selama bertahun-tahun kualitas mete dari Lakapera telah di kenal luas di Sultra.Warga mengamati tanaman metenya di Desa Sukarela Jaya, Wawonii Tenggara, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Kamis .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pelibatan Warga untuk Atasi Krisis Iklim DiperluasPelibatan Warga untuk Atasi Krisis Iklim DiperluasDengan mengubah nama Program Kampung Iklim menjadi Program Komunitas untuk Iklim, KLHK berharap gerakan untuk iklim semakin luas dan berdampak.
Read more »

Pabrik Danone-AQUA Subang dan Wonosobo Raih Penghargaan Program Kampung Iklim 2023Pabrik Danone-AQUA Subang dan Wonosobo Raih Penghargaan Program Kampung Iklim 2023Krisis iklim telah menjadi masalah yang sangat genting dan perlu menjadi perhatian seluruh negara.
Read more »

Para Ilmuwan di Seluruh Dunia Desak PBB dan Pemimpin Dunia Deklarasikan Krisis IklimPara Ilmuwan di Seluruh Dunia Desak PBB dan Pemimpin Dunia Deklarasikan Krisis IklimPara ilmuwan dari seluruh dunia secara serentak menyerukan PBB, para pemimpin dunia dan otoritas kesehatan untuk mengatasi perubahan dan krisis iklim.
Read more »

Tim Kajian Pasir Laut Dibentuk, Dampak Ekologi DisorotTim Kajian Pasir Laut Dibentuk, Dampak Ekologi DisorotMasyarakat pesisir dan pemerhati lingkungan khawatir langkah pemerintah mendorong tambang pasir laut bakal mengakibatkan krisis ekologi semakin parah di pulau-pulau kecil.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 23:54:07