Kredit Macet KPR Meningkat, Ekonomi Lesu Jadi Biang Kerok

Philippines News News

Kredit Macet KPR Meningkat, Ekonomi Lesu Jadi Biang Kerok
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 74%

Pengamat pun menilai tren kenaikan NPL ini terjadi karena penurunan ekonomi bagi masyarakat kelas menengah bawah.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan kredit pemilikan rumah memburuk. Bahkan, kondisinya kali ini lebih buruk dari masa pandemi Covid-19.

"Kita recovery-nya belum berjalan dengan baik, belum berjalan dengan lancar. Kita tahu sendiri belakangan ini, kondisi ekonomi masih down. Inflasi masih menjadi beban buat masyarakat dengan harga-harga komoditas meningkat bahan-bahan sehari-hari meningkat, itu berpengaruh lah pada daya beli masyarakat bisa jadi itu berpengaruh juga kelancaran mereka dan saya pikir bisa juga terjadi di sisi developer juga," katanya saat dihubungi CNBC Indonesia baru-baru ini, dikutip Jumat .

Ia mengungkapkan, tren kenaikan NPL ini terjadi pada saat yang bersamaan dengan naiknya penjualan properti di wilayah Banten. Ali menambahkan, posisi NPL properti saat ini masih dianggap sehat mendekati batas psikologis maksimal, yakni 3%."Kewaspadaan dan mitigasi risiko dari bank harus tetap menjadi perhatian supaya dapat menahan NPL," katanya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Bunga Tinggi, Gagal Bayar KPR Naik!Bunga Tinggi, Gagal Bayar KPR Naik!Kualitas kredit pemilikan rumah (KPR) memburuk.
Read more »

Ini Konsekuensi dan Biaya Denda Menunggak Cicilan KPRIni Konsekuensi dan Biaya Denda Menunggak Cicilan KPRKredit pemilikan rumah (KPR) masih menjadi opsi favorit bagi masyarakat di Indonesia untuk membeli properti.
Read more »

Temui Jaksa Agung, Sri Mulyani Laporkan Kredit Macet Terindikasi ”Fraud” Rp 2,5 TriliunTemui Jaksa Agung, Sri Mulyani Laporkan Kredit Macet Terindikasi ”Fraud” Rp 2,5 TriliunMenkeu Sri Mulyani melaporkan kredit macet senilai Rp 2,5 triliun yang terindikasi korupsi.
Read more »

Kasus Dugaan Korupsi LPEI dan 4 Perusahaan yang Rugikan Negara Rp 2,5 TriliunKasus Dugaan Korupsi LPEI dan 4 Perusahaan yang Rugikan Negara Rp 2,5 TriliunKasus korupsi LPEI yang melibatkan empat perusahaan kredit macet diduga rugikan negara Rp 2,5 triliun.
Read more »

Begini Kabar Teranyar Soal Kredit Macet di InvestreeBegini Kabar Teranyar Soal Kredit Macet di InvestreeOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan informasi teranyar mengenai kasus PT Investree Radhika Jaya (Investree)
Read more »

Kredit Macet Terindikasi Korupsi, OJK Akan Terus Awasi LPEIKredit Macet Terindikasi Korupsi, OJK Akan Terus Awasi LPEIOJK mendukung upaya Kementerian Keuangan dalam menyelesaikan kasus pembiayaan bermasalah LPEI melalui jalur hukum.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 18:04:45