Konsumsi Minuman Kemasan Bergula Tingkatkan Risiko Obesitas

Gaya Hidup News

Konsumsi Minuman Kemasan Bergula Tingkatkan Risiko Obesitas
Kesehatan MasyarakatPenyakit Tidak MenularObesitas
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 78 sec. here
  • 15 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 76%
  • Publisher: 70%

Pembatasan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan diharapkan dapat menekan risiko obesitas dan penyakit lainnya.

Seorang pelanggan sedang memilih produk minuman berpemanis dalam kemasan yang dijual di gerai Super Indo, Tangerang, Banten, Kamis . Saat ini, seluruh gerai Super Indo telah menambakan indikator kandungan gula pada label harga dari produk minuman berpemanis dalam kemasan yang dijual. Ini diharapkan bisa membantu pelanggan dalam memilih produk yang lebih sehat.

Angka obesitas di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 tercatat prevalensi obesitas pada populasi penduduk berusia 18 tahun ke atas sebesar 15,4 persen. Prevalensi tersebut meningkat menjadi 21,8 persen pada tahun 2018. Kementerian Kesehatan merekomendasikan batasan konsumsi gula harian yang aman, yakni 50 gram gula per hari. Jumlah itu setara dengan 4 sendok makan gula. Asupan gula tak hanya berasal dari gula pasir yang biasanya ditambahkan pada minuman, tetapi juga gula tambahan yang ada di dalam minuman kemasan.Tingginya konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan menyumbang kenaikan kasus obesitas dan penyakit tak menular lain.

Minuman bergula tersebut termasuk minuman bersoda, minuman energi, minuman teh ataupun kopi kemasan, air minuman berperisa, jus buah atau sayur dalam kemasan, minuman dalam bentuk konsentrat dan bubuk, serta minuman susu berperisa, seperti susu kemasan dengan rasa coklat dan susu rasa stroberi. Di Meksiko, penerapan cukai sekitar 10 persen pada minuman berpemanis dalam kemasan telah menurunkan penjualan rata-rata 6-8 persen.

Penerapan cukai 20 persen pada minuman berpemanis dalam kemasan mampu menekan prevalensi kasus berat badan berlebih sekitar 1-3 persen dan prevalensi obesitas 1-4 persen.Analisis Kebijakan Ahli Madya Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Sarno, mengutarakan, pemerintah kini menyusun rancangan cukai minuman berpemanis dalam kemasan.Seorang pedagang usaha mikro tengah menjual minuman teh kemasan kepada pembeli di Jakarta, Senin .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Kesehatan Masyarakat Penyakit Tidak Menular Obesitas Aktual Keseharian Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan Minuman Kandungan Tinggi Gula Sdgs SDG02-Tanpa Kelaparan SDG06-Air Bersih Dan Sanitasi Layak SDG12-Konsumsi Dan Produksi Yang Bertanggung Jawa SDG01-Tanpa Kemiskinan

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kemenkes: RI Pengonsumsi Minuman Berpemanis Tertinggi di Asia PasifikKemenkes: RI Pengonsumsi Minuman Berpemanis Tertinggi di Asia PasifikKemenkes mencatat Indonesia jadi negara dengan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan tertinggi di Asia Pasifik.
Read more »

YLKI Pertanyakan Ditundanya Cukai Minuman Berpemanis dalam KemasanYLKI Pertanyakan Ditundanya Cukai Minuman Berpemanis dalam KemasanYLKI mempertanyakan keputusan pemerintah untuk menunda penerapan cukai terhadap minuman berpemanis dalam kemasan MBDK dan plastik hingga kemungkinan tahun 2025
Read more »

Dokter Tirta Sebut Minuman Kemasan yang Harus Diwaspadai, Ini AlasannyaDokter Tirta Sebut Minuman Kemasan yang Harus Diwaspadai, Ini AlasannyaDokter Tirta menyebut bahwa konsumsi minuman manis tidak dipermasalahkan, asalkan rasa manis itu berasal dari gula pasir.
Read more »

Tetra Pak Kembangangkan Minuman Ready-to-Drink di Pasar Asia, Tawarkan Kemasan Lebih Ramah LingkunganTetra Pak Kembangangkan Minuman Ready-to-Drink di Pasar Asia, Tawarkan Kemasan Lebih Ramah LingkunganMelalui acara “Innovation Starts Here” pada Rabu (19/6/2024), Tetra Pak memperkenalkan potensi pertumbuhan pasar untuk produk Ready to Drink (RTD).
Read more »

Dokter Tirta Sebut Boleh Konsumsi Minuman Manis Asalkan...Dokter Tirta Sebut Boleh Konsumsi Minuman Manis Asalkan...Dalam satu hari konsumsi minuman manis seperti teh, kopi susu hingga minuman kemasan dengan berbagai rasa sulit untuk dihindari.
Read more »

34 Orang Tewas Usai Konsumsi Minuman Alkohol Ilegal di India34 Orang Tewas Usai Konsumsi Minuman Alkohol Ilegal di IndiaSebanyak 34 orang tewas usai mengonsumsi minuman alkohol ilegal dan beracun di India. Bahkan ada puluhan yang dirawat di rumah sakit.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 11:03:48