Badan-badan intelijen AS pada Senin (11/3) mengatakan bahwa negara itu menghadapi “tatanan dunia yang semakin rapuh,” yang melemah akibat persaingan negara-negara besar, tantangan transnasional dan konflik regional. Hal itu dikemukakan dalam sebuah laporan yang dirilis ketika para pemimpin badan...
Badan-badan intelijen AS pada Senin mengatakan bahwa negara itu menghadapi “tatanan dunia yang semakin rapuh,” yang melemah akibat persaingan negara-negara besar, tantangan transnasional dan konflik regional. Hal itu dikemukakan dalam sebuah laporan yang dirilis ketika para pemimpin badan intelijen bersaksi di Kongres AS.
Laporan itu sebagian besarnya berfokus pada ancaman dari China dan Rusia, yang merupakan rival terbesar AS, lebih dari dua tahun setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, serta mencatat sejumlah risiko konflik yang lebih luas akibat kampanye militer Israel melawan Hamas di Gaza sejak serangan 7 Oktober.