Kasus Tabrak Belakang Truk ODOL Marak, MTI Sindir Kemenperin dan Apindo Sindonews BukanBeritaBiasa .
Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Kewilayahan MTI, Djoko Setijowarno mengungkapkan, kasus tabrak belakang truk tersebut terjadi karena laju truk yang lambat sebagai akibat kendaraan kelebihan dimensi dan kelebihan muatan.
"Seiring dengan belum terwujudnya kebijakan zero truk ODOL, fenomena ini akan terus terjadi," kata dia dalam keterangannya, Minggu .Menurut Djoko, Kementerian Perindustrian dan Apindo masih meminta penundaan dengan beragam alasan setiap akan diterapkan."Catatan dari Ditjenhubdat menunjukkan upaya penundaan itu terjadi di tahun 2019, 2021 dan tahun 2023," ungkapnya.Dia pun berharap agar Kemenperin dan Apindo memiliki empati dengan keselamatan lalu lintas.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Marak Tabrak Belakang di Jalan Tol, Pengamat Sebut Belum Terlaksananya Zero Odol Jadi PenyebabPengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan tabrak belakang di jalan tol sering terjadi. Penyebabnya karena belum rerwujudnya kebijakan zero odol atau over dimension and over load.
Read more »
Kemenperin dan Pengusaha Masih Tolak Zero ODOL, Kapan Kecelakaan Tabrak Belakang Bisa Hilang?Faktor penyebab fatalitas dalam kecelakaan lalu lintas kendaraan ODOL yakni tak tersedianya rear underrun protection (RUP), atau perisai kolong belakang pada truk.
Read more »
Tak Ada Zero Odol, Kecelakaan Tabrak Belakang Masih Marak di Jalan TolSelain banyak warga sipil. Dalam kurun setahun terakhir setidaknya ada dua tokoh yang meninggal dunia di jalan tol, karena menabrak belakang truk.
Read more »
Polisi Bantah Lambat di Kasus Pemotor R25 Tabrak Vito Raditya hingga TewasDi media sosial, beredar isu penangan kasus tertabraknya Vito (18) hingga tewas oleh K (15) yang mengendarai R25 begitu lambat. Polisi pun bantah hal tersebut.
Read more »
DKI Jakarta 173 Kasus, Ini Sebaran 436 Kasus Baru COVID-19 RI 25 MaretIndonesia mencatat sebanyak 436 kasus baru COVID-19, Sabtu (25/3/2025). DKI Jakarta menyumbang kasus terbanyak dengan jumlah 173.
Read more »
RI Catat 426 Kasus Baru COVID-19 26 Maret, Nihil Kasus Kematian!Indonesia berhasil mencatat nihil kasus kematian COVID-19, seiring dengan tren kasus baru terus melandai. Lalu, apakah status darurat COVID-19 siap dicabut?
Read more »