Kabar Terbaru Cukai Plastik-Minuman Berpemanis, Berlaku 2024?

Cukai News

Kabar Terbaru Cukai Plastik-Minuman Berpemanis, Berlaku 2024?
Minuman BerpemanisPlastik
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 4 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 74%

Askolani mengatakan masih melakukan pembahasan mengenai penerapan cukai plastik dan minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

-Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan masih melakukan pembahasan mengenai penerapan cukai plastik dan minuman berpemanis dalam kemasan . Dia mengatakan pembahasan tersebut dilakukan bersama dengan Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, serta kementerian dan lembaga lain.

"Kami dengan BKF masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk kebijakan ini," kata Askolani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin, .Askolani juga mengatakan sejauh ini pemerintah tetap menargetkan penerapan cukai plastik dan MBDK dilakukan pada 2024. Namun, pelaksanaan kebijakan ini akan memperhatikan berbagai aspek.

"Tentunya nanti lintas K/L yang akan mengarahkan bagaimana implementasinya di 2024 ini, sesuai dengan kondisi aktual yang kita hadapi dari berbagai aspek," kata dia. Sebelumnya, ide mengenakan cukai pada minuman berpemanis dan plastik sebenarnya telah muncul dari beberapa tahun lalu. Kedua komoditas ini dianggap layak dikenakan cukai karena dampaknya untuk kesehatan dan lingkungan.Pada Februari 2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah menyampaikan kepada Komisi XI DPR RI bahwa potensi penerimaan dari cukai minuman manis bisa mencapai Rp 6,25 triliun.

Target penerimaan dari dua barang kena cukai ini juga sempat masuk dalam Peraturan Presiden. Namun pelaksanaan aturan ini tak kunjung terlaksana.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Minuman Berpemanis Plastik

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Bahan Alternatif Pengganti Plastik Belum Tentu Lebih Ramah LingkunganBahan Alternatif Pengganti Plastik Belum Tentu Lebih Ramah LingkunganPencemaran plastik semakin mengkhawatirkan, tetapi tidak semua bahan pengganti plastik lebih ramah lingkungan.
Read more »

Hadiri Pertemuan INC-4 di Kanada, Inaplas Komitmen Dukung Pemerintah Atasi Polusi Sampah PlastikHadiri Pertemuan INC-4 di Kanada, Inaplas Komitmen Dukung Pemerintah Atasi Polusi Sampah PlastikAsosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) komitmen mendukung upaya pemerintah mengatasi polusi sampah plastik
Read more »

Shin Tae Yong Baru Panggil Dua Kiper Timnas Indonesia, PSSI Sampaikan Kabar Terbaru Maarten PaesBaru memanggil dua penjaga gawang, PSSI memberi kabar terbaru mengenai Maarten Paes yang dipercaya akan menjadi kiper terakhir.
Read more »

Kabar Terbaru: 16.451 Kontainer Tertahan di Tanjung Priok dan Tanjung Perak Sudah DikeluarkanKabar Terbaru: 16.451 Kontainer Tertahan di Tanjung Priok dan Tanjung Perak Sudah DikeluarkanKementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan update penyelesaian kontainer yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak.
Read more »

OJK Ungkap Kabar Terbaru Kasus Dana Nasabah BTN yang HilangOJK Ungkap Kabar Terbaru Kasus Dana Nasabah BTN yang HilangKepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi memberikan kabar terbaru mengenai kasus dana nasabah BTN yang hilang.
Read more »

Kabar Terbaru Pemindahan ASN ke IKN Nusantara, Batal Juli 2024?Kabar Terbaru Pemindahan ASN ke IKN Nusantara, Batal Juli 2024?Pada Juli 2024 IKN akan dipersiapkan terlebih dahulu untuk acara upacara 17 Agustus, sehingga kemungkinan perpindahan ASN ke IKN dilakukan setelah Agustus.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 23:51:17