Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla tidak menampik adanya anggapan bahwa hak angket bisa menjadi bargain atau tawaran politik bagi ketum parpol
- 10 Maret 2024, 00:00 WIBJAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla tidak menampik adanya anggapan bahwa hak angket bisa menjadi bargain atau tawaran politik bagi ketua umum parpol untuk mendapatkan kursi di kabinet.
“Itu ada juga. Memang begini, dalam politik Indonesia semua orang ingin mempunyai kewenangan. Kewenangan artinya masuk dalam pemerintahan. Kalau jadi oposisi itu ‘kecelakaan’,” katanya. Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa Prabowo Subianto sebelumnya juga merupakan rival Jokowi - Ma’ruf Amin di Pilpres 2019, namun akhirnya kemudian masuk dalam kabinet sebagai Menteri Pertahanan.
“Jangan lupa Pak Prabowo juga begitu ‘keras’, tapi setelah diajak masuk kabinet atas nama rekonsiliasi, kan juga berjalan,” ujarnya.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Anies-Cak Imin Mendadak Kumpul di Rumahnya Sore Ini, Jusuf Kalla Bilang Ini ke Wartawan'Tentu tadi (Anies-Cak Imin) datang berbicara tentang situasi ini yang semua sependapat bahwa kita menunggu hasil resmi dari KPU...'
Read more »
Kelakar Jusuf Kalla soal Rencana Bertemu Megawati: Kami Selalu Bertemu di HatiPerihal pembahasan yang akan dibicarakan saat bertemu Megawati, JK secara singkat menyebut masalah kenegaraan.
Read more »
Jokowi Dikabarkan Berlabuh ke Golkar, Jusuf Kalla: Kalau untuk Jadi Ketua Ada Aturannya'Ya semua orang bisa bergabung ke Golkar. Tapi tentu dengan cara-cara. Bergabung aja boleh, apa yang tidak boleh,' ucap JK.
Read more »
Jusuf Kalla Sebut Syarat Jokowi untuk Jadi Ketum Partai GolkarIsu bergabungnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Partai Golkar tengah menjadi perbincangan hangat.
Read more »
Hak Angket Dianggap Masuk Angin, Jusuf Kalla Soroti Dua Hal Penting IniJusuf Kalla angkat bicara soal tudingan hak angket dianggap masuk angin.
Read more »
Jusuf Kalla Sebut Akan Ada Bom Waktu, Apa Maksudnya?“Politik itu bisa diselesaikan satu hari, tapi masalah ekonomi tidak. Bom politik bisa dijinakkan, tapi bom ekonomi tidak,” kata Jusuf Kalla.
Read more »