PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), fokus mengembangkan fasilitas pengolahan nikel High Pressure Acid Leach (HPAL) setelah IPO.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten nikel afiliasi Grup Saratoga dan Garibaldi 'Boy' Thohir, PT Merdeka Battery Materials Tbk. , fokus mengembangkan fasilitas pengolahan nikel High Pressure Acid Leach berkapasitas 120.000 ton. Produk nikel HPAL diharapkan mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik karena digunakan sebagai bahan baku baterai.
Untuk fase pertama berkapasitas 60.000 ton, MBMA telah menandatangani term sheet dengan Ningbo Brunp Contemporary Amperex Co. Ltd untuk pembangunan tahap pertama dengan total investasi US$1,28 miliar. "HPAL menjadi tujuan kami dalam proses hilirisasi ini karena memang besar kontribusi yang akan dihasilkan HPAL. Jika dilihat tahap awal aja kami menargetkan 2025 sudah akan berkontribusi sekitar 25 persen dari EBITDA kami pada 2025 setelah dibangun nanti," jelas Devin.
Sampai September 2022, perusahaan telah mencatatkan pendapatan usaha senilai US$289,45 juta dengan laba kotor sebesar US$31,31 juta. Adapun, laba periode berjalan sebesar US$32,47 juta. Berdasarkan prospektus, komposisi pemegang saham setelah MBMA resmi melantai di bursa yaitu PT Merdeka Energi Nusantara yang merupakan anak usaha dari MDKA memiliki porsi kepemilikan 49,21 persen atau sebanyak 52,87 miliar.
Kemudian muncul nama Edwin Soeryadjaya, Bos dari PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. dengan kepemilikan 2,13 persen atau sekitar 2,29 miliar saham. SRTG juga merupakan pemegang saham MDKA.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Setelah IPO, Produsen Baterai Milik Saratoga & Boy Thohir Mau Bikin SmelterPT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan membangun smelter High Pressure Acid Leach (HPAL).
Read more »
Produsen Baterai Mobil Listrik Milik Saratoga & Boy Thohir IPO, Incar Dana Rp 9,62 TPT Merdeka Battery Materials (MBMA) Tbk akan melantai di bursa pada 18 April 2023. MBMA akan menawarkan sebanyak-banyaknya 11 miliar saham baru.
Read more »
IPO Merdeka Battery Demi Bangun Ekosistem Baterai Kendaraan Listrk |Republika OnlineHarga penawaran saham MBMA berkisar Rp 780-Rp 795 per saham.
Read more »
Incar Rp9,62 T, Perusahaan Boy Thohir Mau Bangun Smelter HPALMBMA mengincar dana Rp9,62 triliun untuk penyelesaian tahap satu fasilitas teknologi pengolahan pemurnian nikel limonit atau High Pressure Acid Leaching (HPAL).
Read more »
Merdeka Battery Incar Rp 9,6 Triliun dari BursaPerusahaan hilirisasi dalam rantai nilai baterai, PT Merdeka Battery Materials Tbk, akan menawarkan 11 miliar saham baru kepada publik (”initial public offering”/IPO). Ekonomi AdadiKompas
Read more »