Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street kembali menguat pada awal perdagangan Jumat (31/3/2023) waktu setempat.
yang meladai memberikan sentimen positif ke pasar saham.Inflasi inti PCE tumbuh 0,3% pada Februari dari bulan sebelumnya, lebih rendah dari prediksi Dow Jones 0,4%. Sementara secara tahunan, tumbuh 4,6% juga lebih rendah dari prediksi 4,7%.Inflasi PCE merupakan acuan bank sentral AS dalam menetapkan kebijakan moneter. Pertumbuhan yang semakin rendah menguatkan ekspektasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga lagi.
Selain itu, data yang dirilis hari ini menunjukkan data produk domestik bruto final AS kuartal IV-2022 tumbuh sebesar 2,6%, lebih rendah dari rilis sebelumnya 2,7%.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Wall Street Berakhir Hijau, Saham 'Big Tech' Mulai BangkitSaham Big Tech seperti Meta dan Netflix naik lebih dari 2 persen, dan Apple ditutup hampir 2 persen lebih tinggi.
Read more »
Wall Street Reli Terdorong Saham Teknologi, The Fed Beri Sinyal BaruPenguatan Wall Street dikarenakan pengamat pasar mencerna serangkaian komentar The Fed yang menyarankan pengetatan moneter lebih lanjut.
Read more »
Wall Street Semalam Meletup, Siap-siap IHSG Ikut TersengatWall Street melesat dengan ketiga indeks utama naik lebih dari satu persen karena meredanya beberapa kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi.
Read more »
Rusia Tangkap Wartawan Wall Street Journal atas Tuduhan Mata-mataDinas Keamanan Federal Rusia (FSB) telah menangkap reporter Wall Street Journal atas tuduhan mata-mata saat bertugas di kota Yekaterinburg.
Read more »
Sektor Perbankan Nanjak Lagi, Wall Street Melesat LagiSektor perbankan kembali menguat, membuat pelaku pasar memprediksi gonjang-ganjing sudah selesai.
Read more »
Rusia Tahan Wartawan AS The Wall Street Journal 2 BulanPengadilan Rusia memutuskan menahan wartawan AS dari The Wall Street Journal selama dua bulan.
Read more »