Maraknya impor produk ilegal dan pakaian bekas menggerus pasar industri tekstil domestik. Kehadiran barang-barang impor ilegal, termasuk pakaian bekas, membuat para pelaku usaha di sektor ini kian sulit bangkit. Bagaimana solusinya? KoranTempo
dan produk tekstil masih terpuruk setelah diterpa pandemi. Kehadiran barang-barang impor ilegal, termasuk pakaian bekas, membuat para pelaku usaha di sektor ini kian sulit bangkit.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia , Redma Wirawasta, menyatakan rata-rata utilisasi pabrik di sektor ini baru 55 persen. Padahal, pada paruh pertama 2022, utilisasinya sudah meningkat 75-80 persen.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Impor Tekstil Tak Tercatat Capai 31%, Kok Bisa Pemerintah?Pemerintah akan melakukan pembatasan impor produk tekstil sebagai tindak lanjut laporan dari API yang mencatat unrecorded impor mencapai 31%.
Read more »
Ada 31 Persen Impor Tekstil Tak Tercatat, Pemerintah Bakal Lakukan RestriksiBerdasarkan data Asosiasi Pertekstilan Indonesia, ditemukan adanya impor produk tekstil tak tercatat sebesar 31 persen
Read more »
Pemerintah Bakal Batasi Impor Tekstil, Pedagang Nekat Siap-Siap Saja!Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah akan melakukan pembatasan atau impor produk tekstil.
Read more »
Pedagang Baju Bekas Tak Ditindak, Pemerintah Pilih Incar Importir Ilegal yang Bawa Pakaian BekasPemerintah memastikan tidak akan menindak pedagang tekstil impor ilegal. Namun, penindakan akan diarahkan kepada penyelundup baju bekas atau produk tekstil impor.
Read more »
Sederet Fakta Kembali Maraknya Perang Sarung di SurabayaNgeri! Biasanya, para remaja menggulung sarung hingga menyerupai cambuk. Namun di dalam sarungnya diisi dengan senjata tajam. Berikut sederet fakta yang dihimpun detikJatim: via detik_jatim
Read more »