Indonesia butuh pinjaman komersil atau utang yang lebih terukur dan tidak membebani pembiayaan jangka panjang, agar bisa mempercepat program transisi energi.
Liputan6.com, Jakarta - Indonesia tengah menanti pencairan dana Just Energy Transition Mechanism senilai USD 20 miliar, atau setara Rp 300 triliun. Sebagian besarnya dicairkan dalam bentuk pinjaman atau utang, dan sebagian kecil hibah untuk mendorong program transisi energi.
Di sisi lain, dalam Kebijakan Energi Nasional, DEN menetapkan target emisi dengan skenario rendah di level 463 juta metrik ton, dan skenario tinggi 621 juta metrik ton pada 2035. "Sehingga ada trade off antara apa yang akan kita inginkan untuk akselerasi dan kemudahan keuangan yang mendukung akselerasi tersebut," ujar Satya.
"Sebagian besar adalah loan. Loan konkretnya adalah pinjaman, atau bahasa lainnya adalah utang, utang yang long term loan. Itu nanti implikasinya adalah bisa jadi ini intergenerational loan," terang dia.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Segini Jumlah Utang Para Bakal Calon Presiden Indonesia, Utang Anies Baswedan Rp7,5 MiliarDalam LHKPN juga mencamtumkan bahwa Prabowo Subianto memiliki utang sebesar Rp8.000.000.000.
Read more »
Daftar Negara Pemberi Utang Terbanyak ke Indonesia, Siapa Nomor 1?Bank Indonesia merilis data Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per akhir Agustus 2023. Singapura menjadi negara yang memberikan utang terbanyak ke Indonesia.
Read more »
Maskapai Baru Surya Airways Segera Mengangkasa di IndonesiaPT Surya Mataram Indonesia bakal meluncurkan maskapai baru di Indonesia bernama Surya Airways.
Read more »
Adu Utang Bakal Cawapres Mahfud MD vs Cak Imin, Siapa yang Paling Banyak Beban?Intip adu utang bakal Cawapres Mahfud MD VS Cak Imin melalui ulasan berikut!
Read more »
Siap Maju Pilpres 2024, Bakal Cawapres Mahfud MD dan Cak Imin Sama-Sama Tak Punya UtangHingga Rabu (18/10) siang, sudah ada dua pasang bakal capres dan cawapres yang diumumkan ke publik.
Read more »
BI: Utang Luar Negeri Indonesia pada Agustus Turun TipisBank Indonesia mencatat bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia, baik dari sektor publik maupun swasta, pada Agustus 2023 turun menjadi $395,1 miliar dari bulan sebelumnya $397,1 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi (BI) Erwin Haryono mengatakan penurunan utang tersebut bersumber...
Read more »