Siapakah sosok Sapardi Djoko Damono? Simak di sini.
Liputan6.com, Jakarta - Google hari ini, Senin , mengenang sastrawan terkenal di Indonesia Sapardi Djoko Damono, dengan menampilkan wajahnya sebagai Doodle di laman pencarian tersebut.
Di tangannya tergenggam sebuah buku berwarna cokelat dengan topi pet khas dirinya, Sapardi berdiri di tengah rimbunnya pepohonan, di bawah rintik hujan. Tulisan"Google" pun ikut bersendu dibuatnya. Kemudian dia mendapatkan gelar Bahasa Inggris dari Universitas Gajah Mada, lalu melanjutkan belajar sastra Indonesia di sekolah Pascasarjana.
Karena kesuksesan buku tersebut, Sapardi diangkat sebagai guru besar sastra di Universitas Indonesia .2 dari 3 halamanInspirasi Musisi dan Ode untuk Generasi Penulis BerikutnyaSapardi djoko Damono juga menjadi penerjemah untuk sejumlah karya sastra dunia ke bahasa Indonesia, di mana salah satu terjemahannya yang tekenal adalah untuk The Old Man and the Sea karya Ernest Hemingway.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Google Doodle Hari Ini Peringati Ultah Sapardi Djoko Damono, Penyair Hujan Bulan JuniGoogle Doodle hari ini memperingati hari lahir Sapardi Djoko Damono, penyair yang merevolusi puisi liris di Indonesia
Read more »
Google Doodle Rayakan Hari Lahir Pujangga Sapardi Djoko DamonoGoogle Doodle tengah memperingati hari lahir Sapardi Djoko Damono, seorang penyair yang merevolusi puisi liris di Indonesia. Dia lahir pada tahun 1940 di Solo Jawa Tengah
Read more »
Siapa Sapardi Djoko Damono yang Jadi Google Doodle Hari IniGoogle Doodle merayakan Hari Ulang Tahun ke-83 Sapardi Djoko Damono, sang pujangga yang memiliki peran penting dalam dunia sastra Indonesia.
Read more »
Permudah UMKM, Layanan Google Workspace Kini Tersedia di Aplikasi KoinWorksBerdasarkan data Google Cloud Indonesia, Google Workspace memiliki 3 miliar pengguna aktif di seluruh dunia/
Read more »
Kala Angkot di Depok Bisa Musnah, Pengamat: Kepala Daerah Tak Serius Urus Transportasi MassalPengamat transportasi Djoko Setijowarno menganggap ketergantungan Depok pada angkot hanya menjadi bom waktu.
Read more »