Rob yang bertahun-tahun tak pernah surut membuat kualitas hidup masyarakat pesisir Demak, Jawa Tengah, tergerus. Di tengah penderitaan itu, warga bergotong royong membuat lingkungannya yang rusak tetap bisa ditinggali. Nusantara AdadiKompas
Anak-anak bermain di atas jalanan yang terbuat dari kayu dan bambu di depan rumahnya, di Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Selasa . Kawasan itu telah menjadi kampung terapung karena sudah bertahun-tahun digenangi rob. Hingga kini, ada 103 keluarga yang bertahan hidup di kawasan tersebut.
Seiring berjalannya waktu, rob di kawasan itu semakin parah. Pada 2017, ketinggian air di dalam rumah warga mencapai puluhan sentimeter, bahkan sering kali menyentuh angka 1 meter. Rob juga datang setiap waktu, tidak lagi pada waktu-waktu tertentu. Sejak saat itu, rob juga tak penah surut.Warga beraktivitas di atas jalanan yang terbuat dari kayu dan bambu di depan rumahnya, di Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Selasa .
Bertahun-tahun terendam rob membuat rumah warga beserta perabotannya rusak. Untuk menghindari kerugian yang semakin parah, mereka berinisiatif membangun panggung dengan ketinggian mencapai lebih dari 1 meter di dalam rumah. Dari puluhan rumah yang ada di dukuh tersebut, ada sekitar tiga rumah yang belum memiliki panggung di dalam rumah. Salah satunya adalah rumah Sunarti . Perempuan itu mengaku tak punya cukup uang untuk membuat panggung yang membutuh biaya sekitar Rp 10 juta.
Hidup di tengah kubangan rob tak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga kesehatan mereka. Sejak rob merendam, sejumlah persoalan kesehatan dihadapi warga, mulai dari penyakit kulit hingga gangguan pencernaan. ”Sekarang sudah tidak diare atau gatal-gatal lagi, mungkin karena tubuh kami sudah kebal,” tutur Sumartini sambil terkekeh.
Perahu tersebut terbuat dari drum plastik yang dibelah menjadi dua dan hanya muat ditumpangi satu orang. Oleh karena itu, suami Mirah bersama sejumlah warga harus berenang sambil mendorong drum tersebut hingga ke ujung dusun. Mila pesimistis rob bisa benar-benar hilang dari Demak. Meski demikian, pemerintah tak boleh tinggal diam. Pemerintah perlu melakukan sesuatu agar genangan rob tidak semakin parah, misalnya dengan membangun tanggul yang bisa memproteksi daratan serta menanam mangrove yang mampu meredam air.Rob menggenangani salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat . Rob di kawasan itu telah merendam sekitar 4.136 rumah warga dan fasilitas umum.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pengamat Ungkap Anies Butuh Dukungan dari Cawapres NU, Tapi .... |Republika OnlineElektabilitas Anies dinilai masih tertinggal di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Read more »
Jelang Mudik Lebaran 2023, Simak Kondisi Jalan di Jawa dan Luar JawaSimak kondisi jalan nasional dan jalan tol di berbagai daerah di Indonesia jelang mudik Lebaran 2023.
Read more »
Polri siapkan mudik gratis tujuan daerah Jawa Barat hingga Jawa TimurPolri menyiapkan mudik gratis bagi masyarakat Jakarta yang ingin pulang ke kampung halaman, terutama tujuan beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Cek infonya di sini!
Read more »
23 Juta Orang Diprediksi Mudik ke Jawa Tengah | merdeka.comKapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 247 pospam, posyan dan pos terpadu, baik di jalur tol, jalur pantura, jalur tengah, jalur selatan, dan jalur selatan-selatan atau Daendels.
Read more »
Angka Pemudik 2023 Meningkat, Tujuan Jawa Tengah Paling TinggiJawa Tengah (Jateng) menjadi provinsi dengan angka paling tinggi dituju pemudik.
Read more »
Mudik Lebaran 2023, Polri Sebut Jawa Tengah Jadi Daerah Paling Banyak Dituju PemudikMeski begitu, untuk asal pemudik lebaran 2023 paling tinggi berada di wilayah Jawa Timur.
Read more »