Ekonom Usul Pemerintah Perluas Objek Pajak Ini Daripada Naikan PPN Jadi 12 Persen

Philippines News News

Ekonom Usul Pemerintah Perluas Objek Pajak Ini Daripada Naikan PPN Jadi 12 Persen
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 rmol_id
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

IKPPNI Tegaskan Perwira Pelayaran Niaga sebagai Tenaga Ahli MaritimViral Mayor Teddy Tegur Dokter RSPPN Pangkat Kolonel, Kadispenad: Tidak Ada yang Salah Begitu yang dikatakan ekonom sekaligus Direkt

ur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira, pada Selasa , saat ditanya mengenai rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai menjadi 12 persen.

“Kalau mau dorong rasio pajak perluas dong objek pajaknya bukan utak atik tarif. Menaikan tarif pajak itu sama dengan berburu di kebun binatang alias cara paling tidak kreatif,” tegas Bhima kepadaEkonom itu lebih lanjut menjelaskan bahwa pemerintah perlu untuk menambah sasaran pajak itu sendiri, agar tidak terus membebani masyarakat, khususnya kelas menengah yang saat ini sudah mengalami kesulitan akibat kenaikan sejumlah komoditas pangan.

“ seperti pajak kekayaan atau wealth tax, pajak anomali harga komoditas atau windfall profit tax hingga penerapan pajak karbon secara luas,” jelasnya.Sebaliknya, jika pemerintah tetap menaikkan PPN dari 10 persen menjadi 12 persen hal tersebut malah akan memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan sebesar 8 persen.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

rmol_id /  🏆 21. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Dihapus, PBNU: Dulu Mereka yang Usul DiadakanMuhammadiyah Usul Sidang Isbat Dihapus, PBNU: Dulu Mereka yang Usul DiadakanSidang isbat untuk menentukan awal Ramadan dan Syawal tetap perlu diadakan. Tidak mudah untuk menghapus rutinitas yang selalu digelar pemerintah
Read more »

Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, PBNU Tegas Sebut Ada Aturan Pemerintah hingga Anjuran Para KiaiMuhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, PBNU Tegas Sebut Ada Aturan Pemerintah hingga Anjuran Para KiaiBerita Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, PBNU Tegas Sebut Ada Aturan Pemerintah hingga Anjuran Para Kiai terbaru hari ini 2024-03-10 02:21:03 dari sumber yang terpercaya
Read more »

Pemkab Madiun libatkan BUMDesma perluas distribusi beras SPHPPemkab Madiun libatkan BUMDesma perluas distribusi beras SPHPPemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, melibatkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) untuk memperluas pendistribusian beras stabilisasi ...
Read more »

Gandeng SIM, UIC College Perluas Akses ke Universitas BergengsiGandeng SIM, UIC College Perluas Akses ke Universitas BergengsiPelajar di Tanah Air berkesempatan untuk menimba ilmu di universitas-universitas bergengsi seperti RMIT, University of London, dan University of Birmingham.
Read more »

Warning-Respons Ekonom Soal Ekonomi RI Tumbuh 8% di Tangan PrabowoWarning-Respons Ekonom Soal Ekonomi RI Tumbuh 8% di Tangan PrabowoPrabowo mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tembus 8%.
Read more »

Usaha Tiongkok Perluas Lapangan Kerja dan Menstabilkan Pasar RumahUsaha Tiongkok Perluas Lapangan Kerja dan Menstabilkan Pasar RumahTiongkok perlu berbuat lebih banyak untuk meningkatkan lapangan kerja dan menstabilkan pasar properti Para pembuat kebijakan berjuang menghidupkan kembali perekonomian negara
Read more »



Render Time: 2025-02-26 15:01:19