Drone Karton dari Australia Bantu Angkatan Bersenjata Ukraina TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan Darat Australia yang bermitra dengan SYPAQ Systems telah mampu memproduksi drone Corvo Precision Payload Delivery System untuk Angkatan Bersenjata Ukraina. Pengembangan produk dilakukan di Melbourne di bawah kontrak Defense Innovation Hub senilai US$ 1,1 juta atau sekitar Rp 17,2 miliar.
Sistem ini juga telah diadaptasi untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian. Menurut pabrikan, lebih dari 60 pengiriman ke Ukraina telah dilakukan. Pihak Ukraina menerima sekitar 100 drone Australia ini setiap bulan.PPDS sedang diproduksi di Pusat Keunggulan Otonomi Pertahanan SYPAQ di Fisherman's Bend, Melbourne, menggunakan komponen dari rantai pasokan Australia SYPAQ. “Merupakan suatu kehormatan untuk mendukung Angkatan Bersenjata Ukraina,” kata CEO SYPAQ Amanda Holt.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Biden Mengancam, Pasukan Pro-Iran tak Ciut |Republika OnlinePasukan di lapangan tak terlihat memiliki cukup waktu untuk merespons drone.
Read more »
Korea Utara Klaim Mampu Ciptakan Tsunami Radioaktif dengan Drone Bawah LautKorea Utara Klaim Mampu Ciptakan Tsunami Radioaktif dengan Drone Bawah Laut. . Selengkapnya di PikiranRakyat PRMN Korut Kimjongun
Read more »
Amerika Serikat Buktikan Balas Dendam, Serangan Drone Targetkan 11 Pejuang Iran di Suriah |Republika OnlineAmerika Serikat menuduh Iran di balik serangan mematikan di Suriah
Read more »
Korea Utara Uji Coba Drone Nuklir Bawah Laut yang Bisa Picu TsunamiKorea Utara mengatakan telah melakukan uji coba rudal nuklir bawah laut yang bisa menyebabkan tsunami radioaktif.
Read more »