Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up Impor Beras, Bapanas Buka Suara

KPK News

Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Mark Up Impor Beras, Bapanas Buka Suara
Impor BerasBerasImpor
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 61 sec. here
  • 11 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 56%
  • Publisher: 83%

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa menanggapi tuduhan dugaan mark up impor beras dari Vietnam yang dilaporkan salah satu pihak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa menanggapi tuduhan dugaan mark up impor beras dari Vietnam yang dilaporkan salah satu pihak ke Komisi Pemberantasan Korupsi .

Ketut menyampaikan hal itu menanggapi isu dugaan mark up yang dilaporkan oleh Studi Demokrasi Rakyat ke Komisi Pemberantasan Korupsi , terkait dengan penawaran dari perusahaan Vietnam bernama Tan Long Group.Dia menjelaskan, Badan Pangan Nasional sesuai tugas dan fungsinya sebagai regulator yang secara teknis tidak masuk ke dalam pelaksanaan importasi yang menjadi kewenangan Perum Bulog.

'Kami di Badan Pangan Nasional sejak awal berdiri berfokus membangun ekosistem pangan nasional. Sebagai regulator yang diamanatkan Perpres 66 Tahun 2021, tentunya prinsip profesionalitas, akuntabel, dan kolaboratif senantiasa kami usung,' katanya. “Terdapat keterlambatan dan atau kendala dokumen impor yang tidak proper dan complate sehingga menyebabkan container yang telah tiba di wilayah Pabean/Pelabuhan tidak dapat dilakukan clearance,” bunyi dokumen itu.

Tak hanya itu, dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa telah terjadi kendalapada sistem Indonesia National Single Windows di kegiatan Impor tahap 11 yang dilakukan Bulan Desember 2023. Lalu ada juga phytosanitary yang expired dan kedatangan container besar dalam waktu bersamaan sehingga terjadi penumpukan container di pelabuhan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Impor Beras Beras Impor Beras Impor Bapanas Mark Up Impor Beras Vietnam Bulog

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Diduga Mark Up Impor Beras, Kepala Bapanas Arief Prasetyo dan Kabulog Bayu Krisnamurthi Dilaporkan ke KPKDiduga Mark Up Impor Beras, Kepala Bapanas Arief Prasetyo dan Kabulog Bayu Krisnamurthi Dilaporkan ke KPKKeduanya diduga menyebabkan kerugian negara akibat demurrage atau impor beras senilai Rp294,5 miliar.
Read more »

Dugaan Mark Up Impor Beras, Kepala Bapanas-Bulog Dilaporkan ke KPKDugaan Mark Up Impor Beras, Kepala Bapanas-Bulog Dilaporkan ke KPKStudi Demokrasi Rakyat (SDR) melaporkan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dan Kepala Bulog Bayu Krisnamurthi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Read more »

Dilaporkan ke KPK Dugaan Markup Impor Beras, Bapanas Buka SuaraDilaporkan ke KPK Dugaan Markup Impor Beras, Bapanas Buka SuaraBadan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menanggapi adanya laporan pihak terkait mengenai dugaan mark up impor 2,2 juta ton.
Read more »

Kepala Bapanas dan Kepala Bulog Dilaporkan ke KPKKepala Bapanas dan Kepala Bulog Dilaporkan ke KPKKepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dan Kepala Bulog Bayu Krisnamurthi dilaporkan ke KPK atas dugaan mark up impor 2,2 juta ton beras.
Read more »

Hari Keamanan Pangan Sedunia: Bapanas Usung Semangat Pangan Segar AmanHari Keamanan Pangan Sedunia: Bapanas Usung Semangat Pangan Segar AmanJPNN.com : Bapanas selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan juga terus memperkuat sistem penjaminan keamanan pangan.
Read more »

Dukung Ketahanan Pangan di Jatim, Bapanas Sumbang Mobil Lab untuk Cek Pangan SegarDukung Ketahanan Pangan di Jatim, Bapanas Sumbang Mobil Lab untuk Cek Pangan SegarKepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemberian mobil laboratorium keliling ini bukan diberikan di provinsi Jawa Timur saja, melainkan ada di delapan provinsi.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 15:01:36