Bursa ini diharapkan bisa menjadikan Indonesia influencer harga minyak kelapa sawit di pasar internasional.
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan meresmikan peluncuran Bursa CPO Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta Pusat. Bursa ini diharapkan bisa menjadikan Indonesia sebagai influencer harga minyak kelapa sawit di pasar internasional.
Mendag yang juga Ketua Umum PAN tersebut mengungkapkan hal tersebut belum terjadi dan dunia masih mengacu pada harga dari Rotterdam dan Malaysia. Padahal, Indonesia adalah produsen terbesar CPO, dimana ekspornya sekitar U$S 30 miliar."Banyak juga komplain dari teman-teman, kalau kita mengacu pada Rotterdam dan Malaysia kadang-kadang harganya nggak pas. Itu dampaknya player-nya bayar pajak dan lain-lain bisa lebih, TBS-nya lebih tinggi," ucapnya.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bursa CPO Resmi Meluncur, RI Kini Punya Harga Acuan Sawit SendiriPemerintah berinisiatif membentuk bursa berjangka CPO yang tujuannya membentuk harga yang lebih transparan.
Read more »
Bursa CPO RI Meluncur Hari Ini, Harga di Malaysia Masih TurunHarga CPO di Bursa Malaysia Exchange terpantau terkoreksi di sesi awal perdagangan jelang akhir pekan, Jumat (13/4/2023)
Read more »
Bursa CPO Meluncur Hari Ini, Mendag Yakin Indonesia Jadi Barometer Harga Sawit DuniaPemerintah saat ini membenahi tata kelola kelapa sawit di Indonesia dengan meluncurkan Bursa CPO ini sehingga lebih dikenal di dunia dan diharapkan akan menjadi acuan dunia.
Read more »
Bursa CPO Resmi Diluncurkan, RI Miliki Acuan Harga Minyak SawitDengan adanya bursa CPO ini, Indonesia miliki acuan harga sendiri tanpa harus melihat Malaysia hingga Belanda.
Read more »
Tok! Pemerintah Resmi Luncurkan Bursa CPOMenteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan telah meresmikan Bursa Crude Palm Oil (CPO) di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2023).
Read more »
Harga Sawit Turun Efek CPO Anjlok di Bursa Exchange MalaysiaHarga CPO melemah 0,39 persen menjadi MYR 3.590 per ton pada pukul 08.00 WIB.
Read more »