Wali murid di Depok hingga Bogor merasakan adanya kecurangan PPDB di sejumlah sekolah.
JAKARTA, KOMPAS — Penerimaan Peserta Didik Baru di sejumlah sekolah dinilai sebagian orangtua siswa masih tidak adil dan transparan. Beli kursi, titip Kartu Keluarga, hingga mendaftar melalui jalur ”siluman” masih mewarnai PPDB tahun ini.
Dikatakan pihak sekolah, untuk masuk sekolah tersebut dibutuhkan piagam atau sertifikat olahraga. Sebab anaknya belum memiliki sertifikat juara, Bunga meminta pihak klub badminton untuk dibuatkan sertikat keanggotaan. Hal ini sudah mendapat persetujuan dari pihak SMPN tersebut. Di Grup tersebut, para wali murid diinstruksikan untuk mengirimkan video latihan atau tanding anaknya sebagai bahan uji kompetensi. Bunga menilai, hal ini seharusnya dilakukan langsung oleh panitia dengan cek fisik dan kemampuan para pendaftar, bukan hanya melalui video yang bisa direkayasa.
Calon siswa melihat layar monitor saat petugas memperbaiki akun PPDB nya di posko layanan PPDB di SMKN 1 Jakarta, Selasa . ”Kalau memang tak bisa memenuhi janji tematik olahraganya, sekalian saja dibuat jadi sekolah umum, tidakdengan jargon sekolah calon atletnya. Sekarang saya sedang dalam proses mendaftarkan anak saya di SMP swasta. Melapor pun sepertinya adalah hal yang sia-sia,” tutur Bunga.
”Saya hanya ingin mendapatkan hak anak saya agar bisa sekolah dekat rumah. Ini masih satu kelurahan padahal,” tuturnya. Bey menyebut, Dinas Pendidikan Jabar bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jabar akan bersinergi untuk memverifikasi data PPDB di provinsi itu. Hal itu dilakukan untuk mencegah penggunaan data yang tidak benar dalam PPDB.
”Jika nanti terbukti ada tindak kecurangan dalam PPDB, akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku karena setiap orangtua/wali CPDB telah menandatangani surat pernyataan tanggung jawab mutlak keabsahan dokumen,” ujar Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo.akun dan salah mengajukan akun yang tidak sesuai jenjang. Akan tetapi, permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui posko PPDB.
Kecurangan Ppdb 2024 Ppdb Di Jabodetabek
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jelang PPDB Kota Semarang 2024, Wali Kota: No Titip-titipPenerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di Kota Semarang Jawa Tengah akan segera dimulai pada bulan Juni ini. PPDB dilakukan dengan pendaftaran online.
Read more »
Disdik DKI Jamin Tak Ada Jual Beli Kursi Lewat Orang Dalam di PPDB 2024Disdik DKI Jakarta menegaskan tak ada jual beli kursi pada pendaftaran PPDB 2024
Read more »
Praktik Jual Beli Kursi PPDB Masih Terjadi di DepokDugaan praktik jual beli kursi PPDB masih terjadi di Depok
Read more »
Bantah Jual-Beli Kursi Siswa, Ini Taktik Disdik DKI Cegah Ordal 'Main Belakang' di PPDB 2024'...Sehingga kalau ada isu-isu jual beli kursi, orang dalam, saya sampaikan, tidak ada.'
Read more »
PPDB 2024 Daring Menutup Celah Jual Beli KursiJika peserta tidak mendaftarkan diri saat diterima di tahap pertama, Disdik DKI akan kosongkan kursi hingga tahap kedua.
Read more »
Dipastikan tidak ada istilah orang dalam dan jual-beli kursi pada PPDBDinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan bahwa tidak ada istilah orang dalam dan jual-beli kursi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024 ...
Read more »