Barang Impor Milik Pekerja Migran Menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Ada Apa?

Philippines News News

Barang Impor Milik Pekerja Migran Menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Ada Apa?
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 83%

Barang impor yang dikirim oleh Pekerja Imigran Indonesia (PMI) menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Penumpukan terjadi lantaran pihak jasa Ekspedisi atau PJT, belum mengirimkan dokumen Consignment Note ke Bea Cukai.

Liputan6.com, Jakarta Barang impor yang dikirim oleh Pekerja Imigran Indonesia menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Penumpukan terjadi lantaran pihak jasa Ekspedisi atau PJT, belum mengirimkan dokumen Consignment Note ke Bea Cukai.

Barang-barang tersebut tidak diajukan CN-nya oleh Ekspedisi, atau dalam bahasa mudahnya, masih dalam kewenangan penguasaan Ekspedisi dan belum diserahkan ke Bea Cukai. Dwijanto menjelaskan, belum diterimanya Dokumen Consignment Note oleh Bea Cukai Tanjung Perak, membuat proses pemeriksaan barang kepabeanan terhambat, lantaran barang impor tersebut, masih dalam kewenangan penguasaan Ekspedisi dan belum diserahkan ke Bea Cukai.

* FIFA World Cup U-17 Indonesia bisa disaksikan di Indosiar dan SCTV. Bisa nonton Live 52 pertandingan lengkap hanya di Vidio. Best match di Moji dan Mentari, serta melalui Nex Parabola.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pemerintah Australia Menggelar Pertemuan Krisis Menanggapi Insiden Siber di PelabuhanPemerintah Australia Menggelar Pertemuan Krisis Menanggapi Insiden Siber di PelabuhanBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
Read more »

Jadi Negara Kepulauan, Indonesia Butuh 12 Juta Pekerja Profesional MaritimJadi Negara Kepulauan, Indonesia Butuh 12 Juta Pekerja Profesional MaritimIndonesia membutuhkan sekitar 12 juta pekerja profesional maritim dan 1,2 juta pelaut untuk memberikan kontribusi pada 12,5% dari GDP Indonesia di masa depan.
Read more »

Nelayan di Sibolga Ditangkap Polisi gegara Sabu-Sabu, Sebegini Barang BuktinyaNelayan di Sibolga Ditangkap Polisi gegara Sabu-Sabu, Sebegini Barang BuktinyaJPNN.com : Seorang nelayan di Sibolga ditangkap polisi gegara menyimpan narkotika jenis sabu-sabu.
Read more »

Kontak Tembak dengan KKB di Gome, Satgas Yonif 300/Bjw Amankan Barang BuktiKontak Tembak dengan KKB di Gome, Satgas Yonif 300/Bjw Amankan Barang BuktiJPNN.com : Prajurit TNI dari Satgas Yonif 300/Bjw mengamankan berbagai peralatan milik KKB di Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Read more »

Kuala Kencana, Kota Tanpa Kabel Semrawut Pekerja Freeport yang Dicontoh IKNKuala Kencana, Kota Tanpa Kabel Semrawut Pekerja Freeport yang Dicontoh IKNKuala Kencana menjadi kota modern pertama di Indonesia yang tidak memiliki kabel menjuntai dan semrawut di udara. Semua instalasi kabel di kota para pekerja Freeport Indonesia yang ada di Timika, Papua ini ditanam di bawah tanah atau underground.
Read more »

Sampaikan Dukungan, Pimpinan Garda Matahari Sowan ke Rumah Anies Baswedan di Lebak Bulus JakartaSampaikan Dukungan, Pimpinan Garda Matahari Sowan ke Rumah Anies Baswedan di Lebak Bulus JakartaPimpinan Garda Matahari Azrul Tanjung mendatangi kediaman bakal capres Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan untuk menyampaikan dukungan.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 21:50:58