Melansir data Refinitiv, rupiah pada akhir pekan ini, Jumat (3/11/2023) berakhir di posisi Rp15.725/US$, menguat 0,79% secara harian.
Rupiah sepanjang pekan ini sangat perkasa dalam melawan dolar Amerika Serikat berkat kebijakan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve ditahan serta keyakinan ekonomi Tanah Air yang masih akan tumbuh positif.
Keputusan menahan suku bunga juga sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar. Chairman Jerome Powell pada saat konferensi pers usai rapat FOMC menjelaskan jika upaya untuk membawa inflasi kembali ke kisaran 2% masih jauh.Powell juga mengingatkan jika The Fed belum membuat keputusan apapun terkait suku bunga untuk Desember mendatang. Semua keputusan akan sangat bergantung pada perkembangan data.
"Pernyataan The Fed kini lebih dovish. Fakta bahwa The fed menahan suku bunga dua kali beruntun mengindikasikan ada kemungkinan The Fed juga akan melakukan hal sama di Desember. Jika memang demikian maka siklus kenaikan suku bunga memang sudah berakhir," ujar Cardillo, kepada CNN Busines.Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun terus melandai hingga ke posisi 4,55% pada Jumat kemarin .
Penurunan jumlah pekerjaan membuat tingkat pengangguran negeri Paman Sam terkerek naik, pada periode Oktober 2023 unemployment rate menjadi 3,9% dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,8%. Sebelum kenaikan suku bunga BI, spread antara suku bunga acuan BI dan suku bunga tertinggi The Fed hanya 25 bps.Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Jumat , menegaskan kenaikan suku bunga untuk memperkuat stabilitas nilai tukar dari meningkatnya ketidakpastian global dan langkah pre-emptif memitigasi dampaknya terhadap inflasi barang impor.
Hasil penawaran yang masuk, baik dari investor lokal dan asing pada lelang sebesar Rp35,87 triliun, dengan nilai serapan dari pemerintah sebesar Rp19,3 triliun. Dari nilai tersebut baik dari penawaran hingga yang terserap berhasil melampaui target indikatif sebesar Rp19 - 28,5 triliun.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sinyal positif pasar terhadap aset berisiko dorong penguatan rupiahPengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan bahwa penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi sinyal positif pasar terhadap aset ...
Read more »
LPS sebut tabungan valas tumbuh positif meski rupiah melemahLembaga Penjaminan Simpanan (LPS) melaporkan kondisi tabungan valuta asing (valas) di bank umum tumbuh positif di tengah penguatan dolar AS. "Tabungan ...
Read more »
Top 3: Ringgit Malaysia Tumbang Parah, Rupiah Lebih PerkasaBerita mengenai perbandingan Ringgit Malaysia dengan Rupiah ini menjadi berita yang banyak di baca
Read more »
Ngacir! Rupiah Menguat Tajam Hari Ini, Dolar Dekati Rp 15.700Nilai tukar rupiah melanjutkan tren positif dengan menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS)
Read more »
Ngacir! Rupiah Menguat Tajam Hari IniNilai tukar rupiah melanjutkan tren positif dengan menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS)
Read more »
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp15.825Rupiah menguat ke Rp15.825 per dolar AS pada Jumat (3/11) pagi ditopang hijaunya indeks saham Asia dan kebijakan suku bunga AS.
Read more »